Deddy Corbuzier Tantang Pembuat Soal UN Adu Kecerdasan

Deddy Corbuzier (Instagram/mastercorbuzier)
12 April 2018 15:15 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Deddy Corbuzier merupakan artis yang dikenal berani menyuarakan pendapat. Meski akhirnya menuai kontroversi, hal itu tidak membuat nyalinya ciut. Seperti baru-baru ini dia menantang pembuat soal Ujian Nasional (UN) untuk adu kecerdasan.

Melalui akun Instagram pribadinya, @mastercorbuzier, pria berusia 41 tahun itu memamerkan hasil tes IQ nya yang mendapatkan skor tinggi. "IQ saya 142. Saya tantang adu pintar yuk yang buat soal UN. Adu pintar ya. Adu tes IQ. Bukan adu jawab soal enggak penting yang enggak guna dan kadang salah cetak," tegasnya dalam keterangan video singkat yang diunggah, Rabu (11/4/2018).

Deddy Corbuzier juga meminta para orang tua untuk mengubah pola pikir tentang UN. Selama ini, kebanyakan orang menilai UN sebagai tolok ukur kecerdasan seseorang yang menentukan kesuksesan.

"Buat orang tua, so what kalau anak Anda tidak lulus karena UN. So what, biarkan masa depan anak kalian bukan dibatasi oleh sebuah ujian. Enggak bisa ikut ikatan dinas. Memangnya, kalian pikir seberapa besar pengaruh UN? Sama sekali tidak ada," sambung dia.

Tantangan yang diberikan Deddy Corbuzier disambut antusias oleh netizen. Mereka tampak memberikan dukungan penuh kepada Deddy Corbuzier. Sebab, kebanyakan dari mereka juga tidak setuju dengan adanya UN.

"Edukasi memang penting sekali. Tapi, sayangnya sekolah zaman sekarang seolah ilmu tertinggi didasarkan pada selembar kertas. Kebanyakan orang juga berpikir semakin tinggi nilai rapornya semakin sukses dia di masa depan. Padahal, kenyataannya tidak demikian," komentar @aindannaz.

"Sebenarnya gue juga berpikiran sama kayak kamu dan gue suka ngingetin sepupu yang masih sekolah untuk tidak terlalu stres memikirkan takut enggak lulus UN. Tapi kembali lagi hal itu sudah menjadi tuntutan sosial. Meskipun gue dan keluarga sudah berpikiran bahwa UN bukan penentu kepintaran murid. Sayangnya masyarakat masih berpikir demikian," imbuh @thesecretflowender.