Limbad Ikut Gotong Jenazah Ki Enthus Susmono

Limbad ikut menggotong keranda Ki Enthus Susmono (Istimewa)
15 Mei 2018 17:28 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Dalang kondang asal Tegal, Jawa Tengah, Ki Enthus Susmono, meninggal dunia, Senin (14/5/2018), malam. Jenazah pria berusia 52 tahun yang merupakan calon bupati (cabup) petahana Tegal ini dimakamkan TPU Sanggar Wayang, Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa (15/5/2018).

Sejumlah warga Tegal ikut mengantarkan jenazah Ki Enthus Susmono menuju ke tempat peristirahatan terakhir. Dari sekian banyak pelayat, pesulap populer Indonesia, Limbad, ikut menghadiri acara pemakaman tersebut. Dia bahkan turut serta mengangkat keranda berisi jenazah Ki Enthus Susmono.

Tokopedia

Sebagai informasi, Limbad masih memiliki hubungan saudara dengan Ki Enthus Susmono. Dia merupakan keponakan dari cabup petahana Kabupaten Tegal. Melalui laman Instagram pribadinya, @limbadindonesia, Limbad menyampaikan kabar duka kematian sang paman dan meminta doa kepada netizen.

"Assalamualaikum. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang telah berpulang ke rahmatullah saudaraku om Ki Enthus Susmono Bupati Kabupaten Tegal. Mohon doanya agar keluarga yang ditinggalkan sabar dalam menerima cobaan. San semoga amal ibadah arwah beliau di terima di sisi-Nya, amin," ungkap Limbad.

Kepergian Ki Enthus Susmono untuk selamanya membuat Limbad sangat sedih. Dia tidak menyangka sang paman begitu cepat meninggalkannya. Dia kemudian mengunggah sederet video momen kebersamaanya dengan Ki Enthus Susmono.

"Assalamualaikum. Inilah kenangan semasa beliau masih hidup saat bersama saudaraku, om ku, Ki Enthus Susmono. Terlalu cepat kau meninggalkan aku dan keluarga besarnya," tulis Limbad sebagai keterangan video.

Diberitakan sebelumnya, Ki Enthus Susmono mengembuskan napas terakhir di RSUD Soeselo Slawi, Tegal, Jawa Tengah, Senin malam pukul 19.10 WIB. Sebelum meninggal, dalang nyentrik itu dikabarkan tengah melakukan perjalanan untuk menghadiri acara pengajian di Desa Argatawang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin sore. Kabarnya, dia meninggal karena kelelahan dan serangan jantung.