Sam Smith Takut Jadi Bahan Tertawaan

Sam Smith (Rollingstone.com)
16 Mei 2018 06:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Penyanyi Inggris, Sam Smith, dikabarkan tengah tersandung masalah hukum dengan mantan label yang pernah menaunginya. Sam Smith menuntut label lamanya, Flipbook Music, agar tidak merilis lagu yang dikerjakan sebelum dirinya terkenal.

Dilansir NME, Selasa (15/5/2018), pelantun lagu Too Good at Goodbyes, meminta Flipbook Music tidak merilis dua album yang direkamnya sebelum terkenal. Sebab, pada 2016, Flipbook Music mengumumkan bakal merilis album awal Sam Smith yang diberi judul Diva Boy. Rencana perilisan album itu dilakukan tanpa persetujuan Sam Smith. Jadi, dia langsung menghubungi kuasa hukumnya untuk melakukan tindakan pencegahan.

Kabarnya, Sam Smith menghalangi perilisan album tersebut karena merasa malu. Dia tidak mau menjadi bahan tertawaan karena lagu dalam album lawas itu berbeda jauh dengan karakternya saat ini. Sebelum terkenal, dia membawakan lagu murahan yang sangat memalukan.

"Sam Smith telah bekerja keras melakukan berbagai cara untuk menjadi terkenal. Kini, dia takut menjadi bahan tertawaan jika album lawas itu benar-benar dirilis," demikian pernyataan dari seorang sumber dekat Sam Smith yang tidak disebutkan identitasnya.

Sam Smith meraih kesuksesan berkat album perdananya, In the Lonely Hour yang dirilis pada 2014 lalu. Album kedua yang dirilis, The Thrill of It All juga tak kalah sukses meraih peringkat pertama di berbagai tangga musik Inggris dan Amerika Serikat. Dia juga menyabet Piala Oscars berkat lagu Writing's On The Wall yang menjadi soundtrack film James Bond, Spectre.

 

Tokopedia