Ogah Lapor Polisi Soal Dilecehkan, Via Vallen Malah Dinasihati

Via Vallen (Instagram/viavallen)
07 Juni 2018 20:10 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Pedangdut Via Vallen akhirnya angkat bicara soal pelecehan yang dialaminya. Wanita asal Sidoarjo, Jawa Timur, itu menjadi buah bibir setelah mengaku dilecehkan oleh seorang pesepak bola terkenal Indonesia. Dia yang merasa tersinggung mengunggah riwayat percakapannya dengan pria tersebut lewat Instagram stories yang akhirnya viral di media sosial.

Cerita Via Vallen lama-kelamaan menuai kontroversi, karena banyak orang yang menganggapnya berlebihan menyikapi kejadian tersebut. Meski demikian, dia mengucapkan terima kasih kepada sejumlah orang yang memberikan dukungan kepadanya. Via Vallen menegaskan tidak akan melaporkan pesepak bola yang bertindak kurang ajar itu kepada polisi.

"Kalau ngelaporin enggak. Tujuan saya cuma pengin kasih tahu perempuan-perempuan Indonesia saja," kata Via Vallen dalam video wawancara infotainment yang diunggah akun gosip Instagram @makrumpita, Rabu (6/6/2018).

Via Vallen mengaku tidak begitu mengenal pesepak bola yang mengiriminya pesan tak senonoh itu. Dia yang merupakan penggemar sepak bola hanya tahu sedikit tentang pria tersebut. "Kalau kenal enggak. Saya kan penggemar bola, jadi saya sekadar tahu dia pemain bola yang lagi bersinar saja," sambung Via Vallen.

Sikap Via Vallen yang tak ingin memperpanjang masalah itu tetap saja menuai kontroversi di kalangan warganet. Beberapa dari mereka tampak heran dengan Via Vallen yang dianggap mencari sensasi. "Kenapa enggak dilaporkan saja mbak kalau merasa terhina? Kalau kayak gini kesannya mencari sensasi. Mbaknya juga enggak menjelaskan siapa pria itu. Padahal banyak netizen yang mengira kalau pria itu Marko Simic. Jadi simpang siur kan kalau begini," komentar @ajassaja.

"Kenapa enggak dilaporkan saja kalau memang merasa terhina mbak? Kalau cuma di-post itu seperti mengirim pasukan Vianisty buat nyerbu cowoknya ahahaha, seru juga," lanjut @kikhe_nothy.

"Lah kalau cuma ngomong tapi enggak mau ngelaporin ke polisi ya sama aja boong. Mbaknya ini kalau mau kasih pelajaran jangan setengah-setengah. Istilahnya koar2 di medsos, tapi enggak mau lapor polisi. Percuma mbak kalau begitu doang. Buat name shaming itu cowok doang gitu?" tanya @penny.bill.

 

Tokopedia