Roro Fitria Gunakan Nama Ibu Saat Pesan Sabu-Sabu

Roro Fitria (Instagram roro.fitria1989)
29 Juni 2018 11:00 WIB Newswire Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Penyanyi dangdut Roro Fitria menjalani sidang perdana kasus narkoba yang beragendakan pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2018).

Jaksa Penuntut Umum, Sarwoto, membeberkan kronologi penangkapan Roro Fitria pada 14 Februari 2018. Awalnya pesinetron ini diketahui memesan sabu-sabu dari rekannya, Wawan.

"Awalnya, Selasa 13 Februari jam 23.00 WIB terdakwa menghubungi Wawan Hartawan untuk meminta mencarikan sabu-sabu," ujar Sarwoto dalam pembacan dakwaan, sebagaimana dilansir Liputan6.com.

"Selanjutnya terdakwa melakukan transfer sebesar Rp5 juta dari rekening BCA atas nama Roro Fitria ke Wawan di BCA atas nama Wawan. Masing-masing sebesar Rp1 juta untuk pembayaran jasa Wawan, sedangkan sisanya Rp4 juta untuk pembelian sabu-sabu seberat tiga gram," sambungnya.

Beberapa hari berikutnya diketahui sabu-sabu yang didapat hanya dua gram saja. Selanjutnya Roro Fitria meminta agar sabu tersebut dikirim ke alamatnya, namun bukan atas nama Roro Fitria sebagai penerima.

"Selanjutnya terdakwa meminta agar sabu-sabu tersebut dikirim melalui ojek online yang beralamat di Jalan Durian Raya no 23 D, Ragunan, Jakarta Selatan. Di mana terdakwa menggunakan nama ibunya," imbuh dia.

Dan tanpa diketahui Roro Fitria, ternyata Wawan datang bersama satu orang saksi dan tim kepolisian. Hal ini tentu membuat sang artis terkejut dan tak bisa melakukan apa pun kecuali mengakui perbuatannya

Sumber : Liputan6.com