Saksi Kunci Kematian Jang Ja Yeon Muncul

Jang Ja Yeon (Youtube)
04 Juli 2018 22:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SEOUL – Kasus kematian aktris Koera Selatan, Jang Ja Yeon, sembilan tahun lalu masih menyisakan segudang misteri. Bintang serial drama Korea Boys Before Flowers itu meninggal akibat bunuh diri di rumahnya. Kematiannya yang menjadi misteri ini kembali diusut setelah surat wasiatnya terungkap.

Dalam surat tersebut, Jang Ja Yeon meminta dendamnya dibalaskan. Dia merasa sangat menderita akibat perlakuan manajemennya. Dia yang merupakan aktris pendatang baru diperlakukan semena-mena. Dia dipaksa melayani nafsu seksual 31 pria yang memiliki pengaruh di Korea Selatan.

Kini, kasus kematian Jang Ja Yeon yang sudah lama ditutup karena kurang bukti kembali dibuka. Banyak orang yang mengirimkan petisi agar kasus tersebut diusut tuntas. Perlahan, misteri kematian Jang Ja Yeon pada Maret 2009 lalu mulai terungkap.

Banyaknya petisi yang meminta kasus kematian Jang Ja Yeon diusut kembali menggetarkan hati seseorang rekan Jang Ja Yeon. Wanita bernama Yoon yang disebut sebagai saksi kunci akhirnya muncul dan buka suara. Dia menceritakan semua penderitaan yang dialami mendiang Jang Ja Yeon. Dia juga menjelaskan siapa saja orang yang melakukan pelecehan seksual kepada Jang Ja Yeon.

"Ada pengusaha dan tokoh politik yang terlibat dalam pelecehan seksual terhadap Jang Ja Yeon. Saya memberikan keterangan yang sama seperti sembilan tahun lalu. Tapi, kala itu penyidik hanya mempercayai pernyataan pelaku saja," kata Yoon seperti dikutip dari Soompi, Rabu (4/7/2018).

Yoon menambahkan, Jang Ja Yeon mengalami pelecehan dalam bentuk fisik dan verbal. Kala itu, mereka mengatakan kepada Jang Ja Yeon jika seorang wanita harus cantik. Mereka juga tidak mengizinkan Jang ja Yeon meninggalkan klub tempat pelecehan seksual itu terjadi.

"Saya merasa bersalah karena tidak bisa memberikan keadilan kepada Jang Ja Yeon. Saya hanya bisa menceritakan apa yang saya lihat. Tapi, saya rasa penyidik menyembunyikan fakta sebenarnya," sambung Yoon.

Setelah kesaksian Yoon disiarkan, petisi berisi permintaan pengusutan kembali kasus kematian Jang Ja Yeon semakin banyak. Apabila petisi tersebut mendapat 200.000 partisipan kurang dari 30 hari, maka pemerintah Korea Selatan wajib melakukan penyidikan ulang secara resmi.