Syahrini Protes Jargonnya Dipakai Artis Lain

Syahrini (Instagram/princessyahrini)
06 Juli 2018 04:10 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Penyanyi kondang, Syahrini, dikenal sering membuat jargon unik yang ditiru banyak orang. Sejak awal popularitasnya, Syahrini kerap melontarkan kata-kata spontan yang akhirnya menjadi jargon menarik perhatian masyarakat. Mulai dari jambul khatulistiwa, bulu mata anti-badai, maju mundur cantik, hingga syantik begitu melekat dengan wanita berdarah Sunda ini.

Syahrini memang tak pernah menyebut berbagai jargon itu sebagai miliknya. Namun, Syahrini merasa sedih ketika ada artis lain yang memakai jargon tersebut dan tidak mengakui jika terinspirasi dari sosoknya.

"Aku suka miris dan menyayangkan sekali. Kadang-kadang sesama seniman sering juga mengikuti bibir lincah ini. Tapi, kadang mereka suka tidak mengakui kalau itu dari Syahrini," kata Syahrini seperti dilansir Liputan 6, Rabu (4/7/2018).

Adik sekaligus manajer Syahrini, Aisyahrani, merasa kesal dengan banyaknya artis yang seolah tidak mengakui keberadaan Syahrini. Padahal, mereka jelas menggunakan jargon yang dilontarkan Syahrini untuk membuat suatu karya.

"Rina Nose buat lagu maju mundur cantik dari mana? Kalau bukan dari Syahrini dari mana? Saya bukan emosi sih ya. Cuma apa sih salahnya mengakui?" kata Aisyahrani dalam video wawancara bersama wartawan yang viral di media sosial seperti diunggah akun Instagram @makrumpita.

Syahrini juga menyinggung lagu Syantik yang dipopulerkan Siti Badriah. Dia merasa agak kecewa karena lagu itu dianggap tidak terinspirasi dari Syahrini. "Kayak lagu Syantik. Katanya bukan dari Syahrini. Hei, memang dari mana? Anda jangan julid," kelakar Syahrini.

Pernyataan Syahrini dan Aisyahrani tersebut langsung mendapat beragam tanggapan dari warganet. Kebanyakan netizen menilai Syahrini terlalu berlebihan karena tampak emosi menyikapi hal tersebut. "Ya Allah, lebay euyyy. Malah harusnya berbangga hati karena banyak yang mengikuti dia. Jadi kayak ngasih rezeki secara enggak langsung, bukan malah nyinyir dan merasa iri. Kalau begitu segera saja semua jargon Syahrini dipatenkan," komentar @thasurbakti.

"Kalau inspirasi orang bukan dari dia memang kenapa? Kok sakit hati dan emosi. Santai aja. Mungkin waktu lihat si miper bilang dia bidadari dari kahyangan syantik 17 kali orangnya kepikiran bikin lagu. Sudahlah, daripada marah mending bilang ke pencipta lagunya minta dibikinkan satu lagu lagi," lanjut @airacheaira.

"Terus Inces maunya apa? Kalau Inces yang nyanyiin yakinlah sumpah enggak bakal viral kayak gini. Gaya Inces kan enggak natural," lanjut @febbieyahya_17 menimpali.