Harvey Weinstein Akui Tak Salah Atas Tuduhan Pelecehan Seksual

Harvey Weinstein (Reuters)
10 Juli 2018 12:00 WIB Newswire Entertainment Share :

Solopos.com, NEW YORK – Sutradara film Hollywood Harvey Weinstein mengaku tidak bersalah pada Senin (9/7/2018), atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita pada 2006.

Dilansir Antara, Selasa (10/7/2018), lebih dari 70 wanita, sebagian besar aktris muda dan wanita pekerja di area lain dalam bisnis film, menuduh salah seorang pendiri studio Miramax berusia 66 tahun itu melakukan pelecehan seksual, termasuk perkosaan, dalam serangkaian kejadian beberapa dasawarsa lalu.

Tuduhan itu memunculkan gerakan #MeToo, dengan ratusan wanita secara terbuka menuduh orang kuat dalam bisnis, pemerintahan dan hiburan melakukan pelecehan dan kekerasan seksual, mengangkat selubung, yang telah lama melindungi perilaku tersebut.

Weinstein bebas dengan jaminan US$1 juta setelah ditangkap pada Mei dan tidak bersalah atas tuduhan melakukan penyerangan seksual terhadap dua wanita lain, satu pada 2004 dan yang lain pada 2013. Dia berulang kali membantah melakukan pertemuan seksual tanpa kesepakatan.

Jaksa berpendapat bahwa Weinstein secara paksa melakukan seks oral pada wanita yang menjadi korbannya pada 2006. Tuduhan terbaru termasuk dua tuduhan serangan seksual predator, yang membawa hukuman seumur hidup maksimum, dan satu tuduhan tindakan seksual kriminal, juga kejahatan.

Dia memasukkan pembelaannya selama sidang di Mahkamah Agung negara bagian New York.

Tuduhan sebelumnya termasuk dua tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan tindakan seksual kriminal. Weinstein didakwa setelah penyelidikan selama sebulan oleh Departemen Kepolisian New York.

Jaksa tidak menyebutkan para wanita yang menuduh Weinstein melakukan kekerasan seksual.

Perincian dari kasus 2004 berbanding lurus dengan laporan oleh Lucia Evans, mantan calon aktris  yang mengatakan kepada majalah New Yorker pada Oktober 2017 bahwa Weinstein memaksanya melakukan seks oral.

Setelah Weinstein secara terbuka terlibat dalam pelanggaran seksual, perusahaan, Weinstein Co, memecatnya dan mengajukan kebangkrutan, dan dia diusir oleh Akademi Seni dan Pengetahuan Perfilman.

Sumber : Antara