Minta Cerai, Nikita Mirzani Tak Tuntut Pembagian Harta

Nikita Mirzani dan Dipo Latief. (Istimewa - Instagram)
17 Juli 2018 02:10 WIB Newswire Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Keputusan Nikita Mirzani untuk bercerai dengan Dipo Latief nampaknya sudah bulat. Pasalnya keseriusannya ini dibuktikan dengan pendaftaran perceraian ke Pengadilan Jakarta Selatan setelah pengajuan itsbat pernikahan.

Fachmi Bachdim, pengacara yang ditunjuk oleh Nikita Mirzani untuk mengurus perceraianya, ia mengatakan kliennya sudah mantap bercerai. Lebih lanjut, tidak ada tuntutan yang lainnya apalagi jika menyangkut soal pembagian harta. “Tidak ada dalam keterangan dari Nikita untuk menuntun harta gono gini, dia hanya ingin bercerai. Itu saja permintaannya,” kata Fachmi dilansir Okezone, Senin (16/7/2018).

Keinginan Nikita untuk bercerai sebenarnya sudah diungkapkan oleh pemain film Nenek Gayung ini beberapa bulan setelah berumah tangga karena tidak menemukan kecocokan. Hingga puncaknya terjadi pada 1 Juli, Fachmi pun dihubungi oleh Niki terkait keputusan mutlaknya tersebut.

“Namanya rumah tangga pasti ribut itu hal biasa, saya juga sempat nasehati Niki. Namun semua keputusan kan ada pada klien, dia mungkin lebih tahu mana yang terbaik untuk dirinya dan anak-anak,” katanya.

Rumor perihal keretakan rumah tangga yang baru dibangun selama lima bulan lamanya ini memang sudah berhembus di tengah keputusan baik Niki untuk mengenakan hijab.

Sayangnya wanita 32 tahun itu beralasan bahwa rumah tangganya masih baik-baik saja. Bahkan hingga beredarnya foto Dipo bersama keluarga besarnya, tidak Nampak sosok Niki di dalamnya, ibu dua anak tersebut masih mengatakan hubungan mereka tetap harmonis.

Bagaikan sebuah peribahasa sepandai-pandainya orang menyimpan bangkai pasti akan tercium, hal tersebut juga terjadi oleh Nikita Mirzani. Sebagai publik figur apalagi aktif di layar kaca tentunya bukan perkara sulit untuk mengorek kehidupan pribadi seorang Nikita Mirzani.

Kini wanita 32 tahun itu sedang menunggu berkas perceraiannya di urus oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan hingga akhirnya siding perdana yang beragendakan mediasi.

Sumber : Okezone