Ihsan Tarore Doakan Kesembuhan Anak Denada

Ihsan Tarore dan Shakira Aurum (Instagram/ihsantarore)
18 Juli 2018 15:10 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Putri penyanyi Denada Tambunan, Shakira Aurum, didiagnosis menderita kanker darah alias leukemia. Saat ini, bocah berusia lima tahun itu tengah menjalani perawatan intensif di National University Hospital, Singapura.

Penyakit yang diderita sang anak membuat Denada sangat sedih. Wanita berusia 39 tahun itu tak kuasa menahan kesedihan saat mencurahkan isi hatinya kepada Feni Rose dalam acara Rumpi No Secret. Denada mengatakan sang putri hingga kini belum mengetahui penyakit yang dideritanya.

Kenyataan pahit yang dihadapi Denada menuai simpati dari mantan kekasihnya, Ihsan Tarore. Melalui laman Instagram pribadinya, @ihsantarore, Ihsan memberikan dukungan kepada Shakira yang cukup dekat dengannya.

"Anak cantik @shakiraaurum cepat sehat. Mohon doanya semua agar Shakira segera pulih, amin ya Allah," tulis Ihsan Tarore, Selasa (17/7/2018).

Kabar mengejutkan tentang penyakit yang diidap Shakira Aurum membuat warganet kaget. Mereka memberikan doa terbaik untuk kesembuhan anak semata wayang Denada Tambunan. "Amin, semoga diangkat penyakitnya Shakira cantik. Untuk Denada, kamu yang tegar, kuat, sabar, dan tawakal ya," komentar @sufi_sabariah.

"Saya salut dengan ketabahan Denada. Saya tahu banget dari awal pemeriksaan sampai terdiagnosa AML. Walau saya tahu tangisnya ditahan saat bicara sama saya sebelum ada pemeriksaan laboratorium," imbuh @bereh_q.

"Semangat Mama Denada, terus berdoa untuk kesembuhan ananda tercinta," lanjut @acha_2506.

Denada sangat sedih melihat anaknya yang terbaring lemah di rumah sakit. Dia menceritakan kepedihan yang dirasakannya sambil menahan tangis. "Untuk melewati semua ini tidak mudah. Tusuk sini, tusuk sana, ambil darah enggak bisa. Tusuk lagi, angkat lagi, tusuk lagi, kasih obat tidur. Operasi dipasang selang yang langsung masuk ke pembuluh darah utama," kata Denada kepada Feni Rose.

Pelantun tembang Mutha Futha itu semakin sedih melihat anaknya harus diberi sedatif, yakni obat untuk mengurangi rasa sakit atau kecemasan. "Dikasih sedatif, anastesi, general anastesi. Anak umur lima tahun dikasih sedatif. Aku harus berada di sana untuk melihat apa yang dokter lakukan kepadanya," sambung Denada.