Totalitas Hidupkan Teror Boneka Sabrina…

Pemeran film, Luna Maya (kedua dari kanan), Christian Sugiono (kedua dari kiri), dan Sara Wijayanto (kiri), berbagi pengalaman shooting saat Meet and Greet Film Sabrina di Hartono Lifestyle Mall, Solo, Rabu (18/7 - 2018). (Solopos/ M Feri Setiawan)
19 Juli 2018 09:00 WIB Ika Yuniati Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Membahas film horor Indonesia memang tak ada habisnya. Berdasarkan data Filmindonesia.or.id judul-judul dari genre tersebut mendominasi karya layar lebar dengan jumlah penonton terbanyak tahun ini. Tak heran sejumlah Production House (PH) berlomba-lomba menggarap tema serupa. Termasuk Hitmaker Studios yang merilis spin off The Doll dengan judul Sabrina, Jumat (12/7/2018).

Sama dengan dua judul sebelumnya, teror boneka menjadi konflik sentral dalam film ini. Kendati demikian, sutradara Rocky Soraya menjanjikan intrik yang berbeda. Ia tak hanya mengandalkan efek sound untuk mengagetkan penonton seperti genre horor pada umumnya. Tetapi juga menyuguhkan semi action di beberapa adegan penting. Ditambahi dengan sentuhan Computer Generated Imagery (CGI) untuk menghidupkan suasana.

Tokopedia

Dalam thriller satu menit yang dirilis Hitmaker Studio beberapa waktu lalu Sabrina memang sempat menayangkan potongan adegan semi action. Para pemain bertarung langsung dengan sosok hantu pengganggu yang bisa dilihat dengan mata telanjang.

Totalitas

Christian Sugiono atau biasa dipanggil Tian saat meet and greet Sabrina di Hartono Mall Solo Baru, Rabu (18/7/2018), mengatakan perpaduan actionhorror menjadi keunggulan Sabrina dibandingkan film lain. Di beberapa scene ia harus lebih serius karena berulangkali berlarian ataupun berkelahi.

Debut perdana dalam genre horor ini sempat membuatnya tegang. Ia khawatir akan mengalami kejadian menyeramkan seperti cerita selebritas lain. Tapi rupanya selama shooting hampir 35 hari ia merasa biasa saja. “Kalau kalian takut sama hantu. Kami paling takut dengan sutradaranya. Takut kalau mainnya enggak bagus,” kelakarnya.

Totalitas akting juga dilakoni Luna Maya. Pemeran utama dalam The Doll 2 dan Sabrina ini bahkan rela dikubur dengan pasir selama kurang lebih 15 detik. Ceritanya saat adegan berlibur ke pantai ia diseret hantu boneka dan dikubur dalam gumuk pasir. Awalnya ia mengira tak akan dikubur sungguhan mengingat cuaca cukup panas. Tapi ternyata ia harus melakoninya. "Sempat ragu juga sih. Apalagi punya asma juga. Tapi harus professional. Berusaha tenang. Kuncinya ya ketenangan itu,"kata dia.

Belum lagi saat adegan lari di lorong panjang bersama Tian. Ia harus berlari cepat tanpa mengenakan alas kaki padahal lantainya agar berkerikil. Namun Luna bersyukur kerja kerasnya dan tim membuahkan hasil. Saat meet and greet di Hartono Mall ia mengatakan sampai hari ini jumlah penontonnya telah mencapai 600.000 orang. “Jadi apa yang kami kerjakan ini sama dengan kalian di pekerjaan lain. Harus totalitas dengan apa yang kalian jalani. Kalian [penonton] kan ngeluarin uang untuk nonton ke bioskop. Ya kami ingin apa yang kalian keluarkan itu sebanding dengan film yang berkualitas,” kata dia saat diminta mengomentari jumlah penonton Sabrina.

Meet and Greet di Hartono Mall, Rabu, juga menghadirkan Sarah Wijayanto yang berperan sebagai paranormal. Selain Sara, Tian, dan Luna, teror boneka Sabrina juga didukung Rizky Hanggono, dan aktor senior Jeremy Thomas. Ika Yuniati