Transformasi Iis Dahlia

Iis Dahlia (Instagram/isdadahlia)
26 Juli 2018 09:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Pedangdut Iis Dahlia tengah menjadi sorotan warganet akibat kritikan pedas yang dialamatkan kepada seorang peserta audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018, Waode Sofia.Iis Dahlia meminta Waode Sofia keluar ruang audisi untuk berdandan terlebih dahulu. Sebab, kala itu Waode Sofia masuk ruang audisi tanpa merias wajah dan hanya memakai baju kasual.

Teguran Iis Dahlia kepada Waode Sofia mendapatkan tanggapan dari penyanyi muda, Fatin Shidqia Lubis. Menurutnya, makeup bukan perkara mudah dan murah. Apalagi bagi orang yang baru memulai karier di industri musik Tanah Air.

Jika ditilik ke belakang, penampilan Iis Dahlia di awal kemunculannya juga sangat culun. Foto penampilan lawas Iis Dahlia menjadi bahan gunjingan setelah dibagikan melalui akun Instagram @gambargila, Selasa (24/7/2018).

Foto tersebut menunjukkan wajah Iis Dahlia di awal kariernya di dunia hiburan Tanah Air. Iis Dahlia terlihat masih sangat lugu dan polos. Warganet yang melihat foto itu langsung memberikan beragam komentar pedas kepada Iis Dahlia.

"Lihat muka dulu mbak. Semua itu ada prosesnya menuju lebih baik. Jangan asal komentar orang karena penampilan," tegur @taufikprdn.

"Heemmm maaf, dekil juga dulunya. Gitu kok ngomongnya seperti itu ke peserta audisi," imbuh @imadaeliya.

"Haha, makanya jadi juri yang bener. Ajang pencarian bakat suara bukan ajang pencarian Miss Universe. Jadi, cukup dengarkan dan beri kesempatan menyanyi dulu, baru komen soal penampilan. Nah, sekarang sudah dihujat netizen baru bilang netizen enggak cermat. Emang sih soal dangdut masih senior. Tapi, mungkin Anda harus lebih untuk belajar sopan santun dalam berbicara," sambung d$nzm.

Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (25/7/2018), Iis Dahlia yang bernama asli Iis Laeliyah lahir di Bongas, Indramayu, 29 Mei 1972. Sejak masih kecil, Iis Dahlia sangat suka menyanyi dan bercita-cita menjadi penyanyi. Dia kali pertama tampil menyanyi di depan umum saat berusia 10 tahun dengan menyumbang lagu di pesta pernikahan. Sayang, Iis Dahlia tidak mendapatkan dukungan dari keluarganya.

Meski demikian, Iis Dahlia nekat meraih cita-citanya dengan melanjutkan sekolah SMP di Bandung, Jawa Barat. Tak hanya sekolah, dia juga les vokal dengan Jajat, vokalis grup musik Paramour, di Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia (HAPMI).

Iis Dahlia kemudian hijrah ke Jakarta saat naik kelas VIII SMP untuk menambah pengalaman menyanyi. Dia rutin tampil di Taman Impian Jaya Ancol hingga dikontrak menjadi penyanyi tetap di Taman Ria Monas dan Taman Mini Indonesia Indah.

Iis Dahlia tampil perdana di televisi sebagai bintang tamu acara Wajah Baru TVRI 1985 silam. Penampilannya yang mencuri perhatian membuatnya dikontrak oleh perusahaan rekaman, Akurama Record. Iis Dahlia diberi kesempatan menyanyikan lagu berbahasa Mandarin yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Liku-liku perjalanan Iis Dahlia menjadi penyanyi tidaklah mudah. Namun, dia tidak menyerah begitu saja. Dia akhirnya mendulang sukses saat dikontrak untuk menyanyikan lagu dangdut. Namanya pun diganti dari Iis Laeliyah menjadi Iis Dahlia agar lebih mudah diingat dan harum semerbak seperti bunga dahlia.

Nama Iis Dahlia melejit berkat lagu Tamu Tak Diundang yang dirilis bersama album pertamanya. Perlahan tapi pasti, Iis Dahlia mengukuhkan posisinya sebagai pedangdut sekelas Evie Tamala, Ikke Nurjanah, dan Cici Faramida. Iis Dahlia telah mendapatkan berbagai penghargaan selama berkarier di industri musik dangdut. Tak heran, sampai saat ini namanya tetap terkenal sebagai salah satu pedangdut top Tanah Air. Kini, dia didaulat menjadi dewan juri di ajang pencarian penyanyi dangdut berbakat, KDI 2018.