Tragis, Pegulat Populer WWE Tewas Gantung Diri di Penjara

Brian Christoper Lawler. (Istimewa - Youtube)
31 Juli 2018 01:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf Entertainment Share :

Solopos.com, TENNESSEE - Mantan pegulat World Wrestling Entertainment (WWE), Brian Christopher Lawler, meninggal dunia pada usia 46 tahun setelah mencoba menggantung dirinya di sel tahanan Hardeman County Jail, Whiteville, Tennessee, pada Sabtu pagi (28/7/2018) waktu setempat.

Biro Investigasi Tennessee (TBI) mengungkapkan, petugas sempat melakukan tindakan CPR (teknik pemberian napas bantuan) kepada Lawler, sebelum paramedis datang. “Dia kemudian dilarikan ke Regional One Medical Center di Memphis," ungkap lembaga tersebut seperti dilansir dari TMZ, Senin (30/7/2018).

Tokopedia

Namun kondisi yang terlalu kritis, menurut pihak rumah sakit, membuat Lawler tak mampu bertahan. "Dia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu sore (29/7/2018), sekitar pukul 16.40 waktu setempat,” kata TBI menambahkan. Menurut Kay Lawler, ibu mendiang, mantan jawara WWE itu meninggal dikelilingi keluarganya.

Putra pegulat senior WWE Jerry Lawler itu memulai kariernya pada 1988. Saat itu, usia Lawler masih sangat muda, 16 tahun. Kariernya mulai menanjak sejak bergabung dengan WWE pada 1997. Kala itu, dengan nama panggung Grand Master Sexay, Lawler kerap tampil bersama dua pegulat profesional lainnya: Too Cool dan Scotty 2 Hotty.

Terkait kematian Lawler, sang adik yang juga seorang pegulat buka suara melalui unggahannya di Facebook. “Banyak cerita dan rumor berbeda yang berseliweran tentang abangku hari ini. Namun, yang bisa kukatakan adalah dia mengembuskan napas terakhirnya sekitar 30 menit lalu,” ungkap Kevin Lawler dalam unggahannya pada Minggu (29/7/2018).

Dia menambahkan, “Aku mencintai dan akan selalu merindukanmu, Bang! Hari ini sangat menyedihkan dan aku tak bisa menjabarkannya lewat kata-kata.”

Mendiang Lawler diketahui mendekam dipenjara sejak 7 Juli 2018, akibat kasus menyetir di bawah pengaruh alkohol (DUI). Dia juga diketahui mengemudi tanpa SIM dan sempat melarikan diri dari kejaran petugas.