Band Naif Panaskan Road to Soundrenaline di De Tjolomadoe

Grup band Naif membawakan lagu berjudul Jikalau dalam acara Road to Soundrenaline 2018 di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar, Rabu (1/8 - 2018 ) malam. (Solopos/M. Ferri Setiawan)
02 Agustus 2018 21:07 WIB Ika Yuniati Entertainment Share :

Solopos.com, KARANGANYAR - Suara David Bayu Danang Jaya spontan ditinggikan begitu melihat antusiasme masyarakat Solo menyambut lagu lamanya berjudul Benci untuk Mencinta. Vokalis Naif ini kemudian mengarahkan mikrofon ke depan panggung. Seribuan penonton menguasai konser road to Soundrenaline di halaman parkir De Tjolomadoe, Rabu (1/8/2018) malam. Mereka merampungkan lirik mellow yang dirilis bersamaan album Retropolis yang dirilis pada 2005 tersebut. “Yoo, apik, luar biasa Solo,” seru David keras.

Meski berisi lagu galau, Benci untuk Mencinta mampu menaikkan tensi penonton. Mereka bersemangat sing along sembari sesekali menggerakkan badan menikmati suasana. David yang malam itu datang dengan formasi lengkap Naif, yakni Emil (bas), Fajar (gitar), dan Pepeng (drum), terharu dengan sambutan Solo. Maklum, Naif adalah band lama yang jarang eksis di layar kaca sejak beberapa tahun terakhir. “Karena sekarang juga jarang tampil di TV jadi saya boleh ya promosi-promosi lagi,” kata David sebelum menyanyikan single terbarunya. 

Pentas hampir diakhiri karena waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Namun David yang sudah terlanjur bersemangat menambahi satu lagu lagi. Mobil Balap yang dirilis pada 1998 menjadi  tembang pamungkas mereka. Road to Soundrenaline 2018 di Solo yang mengusung tema Solo Sumringah ditutup dengan semringah. Diiringi lagu bertempo cepat yang membuat penonton kegirangan.

David mengaku sangat bahagia bisa menghibur masyarakat Solo. Begitu juga dengan grup musik reggae Souljah. Mengenakan setelan kasual merah dan putih, mereka berhasil memanaskan suasana dengan lagu-lagu bertempo cepat. Para penggemarnya ikut bergoyang. Apalagi ketika mereka melempar hits andalan Im Free dan Kuingin Mati Saja. “Katanya jatuh cinta itu norak padahal bebas saja. Ayo kita kita bebasin rasa kita masa kini,” celetuknya mengawali lagu Bebas Bebas Saja.

Indie

Konser dalam rangka road to Soundrenaline Rabu malam terbilang sukses. Semua penampilan bintang tamu diapresiasi penonton. Tak hanya Naif dan Souljah, musikus indie seperti Semiotika, Navicula, dan Soloensis diterima dengan baik.

Saat Navicula manggung para penonton tak ragu berjingkrak bersama. Begitu juga ketika Semiotika, dan Soloensis mulai beraksi. Seperti biasa, Navicula yang sekarang hanya diisi formasi Gede Robi (gitar, vocal), Gembul (drum), dan Dankie (gitar) menggelorakan pesan-pesan cinta lingkungan melalui nyanyiannya. Larangan merusak hutan, kritikan untuk Kota Metropolitan (Jakarta), hingga sindiran bagi para koruptor disampaikan melalui nyanyian lantangnya. “Ada begitu banyak pilihan acara malam ini. Tapi kalian mau datang melihat kami di Soundrenaline. Terima kasih banyak untuk apresiasi kalian. Jangan lupa di Soundrenalin Bali,” kata Robi.

Setelah Solo, pra event Soundrenaline 2018 digelar ke sejumlah kota lain, seperti Jogja, Semarang, Bandung, dan Purwokerto. Di Solo serangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan mulai pameran gambar, diskusi musik, hingga konser. Sementara konser akbar Soundrenaline 2018 digelar di Bali, pada Sabtu-Minggu (8-9/9). Puluhan penyanyi papan atas bakal turut memeriahkan acara ini. Sebut saja Dhipa Barus, Maliq & D’Essential, Sheila on 7, Fourtwnty, FSTVLS, Diskopantera,  Naif, Navicula, Padi Reborn, Mocca, dan penampil dari luar negeri.

Tokopedia