Ernest ke Awkarin: Masak Endorse Gini Amat!

Awkarin. (Istimewa - Instagram)
09 Agustus 2018 03:45 WIB Newswire Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Selebgram Awkarin kini tengah menjadi sorotan warganet usai mengunggah sebuah produk endorse yang menjual jarum suntik untuk pembesar payudara.

Di Insta Stories yang diunggah Awkarin pada Selasa (7/8/2018), terdapat sebuah foto jarum serta penjelasan mengenai tingkat keamanan pada jarum yang dijual oleh salah satu online shop. 

Tokopedia

“Injeksi pembesar payudara & pengencang vagina 100% aman,” tulisnya.

Postingan ini pun lantas ramai di media sosial. Pasalnya menurut sebagian orang, menggunakan jarum suntik tanpa pengawasan pihak medis atau dilakukan oleh mereka yang awam terhadap ilmu pengetahuan kedokteran bisa dianggap membahayakan si pengguna.

Pada masalah ini, wanita bernama lengkap Karin Novilda tersebut dianggap tidak teliti untuk melakukan cek produk apakah akan berdampak baik atau buruk kepada mereka yang membelinya. “Selebgram satu ini bener bener yaaa . Masa endorse gini amaat !!!!! Gak jualan obat plus jarum suntiknya segala kali,” tulisnya pada Selasa, (7/8/2018).

Masalah ini ternyata juga mencuri perhatian Ernest Prakasa. Komika sekaligus sutradara tersebut berharap ada yang bisa mengambil tindakan tegas untuk masalah ini.

Duh ngeri banget sih, emang akunnya enggak bisa ditindak lanjuti ya?” kata Ernest.

Bisa bang, Laporin BNN, badan obat2 kosmetik gitu mungkin, penyalahgunaan kan? Obat tanpa izin resmi menjual, promosi, mengedarkan? Rese mod on,” respons warganet terhadap cuitan Ernest.

Berusaha untuk menjawab rasa penasaran netizen terhadap kandungan dari cairan jarum suntik tersebut, Falla Adinda yang merupakan seorang dokter sekaligus penulis buku Heart Emergency mengatakan, “Obat tersebut memiliki kandungan estradiol, yakni obat yang digunakan sebagai hormon replacement therapy atau terapi penggantian hormon.”

Ternyata penjualan estradiol ini tidak diperjualbelikan secara bebas. Dan jika dilanggar, maka sudah dipastikan bahwa barang tersebut sifatnya illegal.

Sumber : Okezone