Canggung di Rutan, Daniel Mananta Dapat Pesan Khusus dari Ahok

Poster A Man Called Ahok (Twitter - @kurawa)
07 September 2018 17:20 WIB Adib Muttaqin Asfar/ Antara Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Daniel Mananta merasa terhormat karena berkesempatan menjadi pemeran utama dalam film A Man Called Ahok setelah bertahun-tahun tidak tampil di layar lebar. Mengaku sempat canggung memerankan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sang VJ mendapatkan dukungan khusus dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Presenter dan aktor 37 tahun itu berperan sebagai Ahok dalam film yang diangkat dari buku karya Rudi Valinka. Ahok pun mengirim pesan kepada Daniel melalui tulisan tangan pada secarik kertas. Menariknya, Ahok membubuhkan nama panggilannya pada nama nama Daniel.

"Untuk Daniel Mananta 'Ahok', sehat dan sukacita menyertai hidupnya. 'Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu dan bersyukurlah' - Kolose 3:15," pesan Ahok dalam kertas itu untuk Daniel.

Pesan itu diunggah di akun Instagram Daniel Mananta, vjdaniel, Kamis (6/9/2018). Pesan di kertas itu tertanggal 23 Maret 2018 atau jauh sebelum peluncuran teaser film A Man Called Ahok.

Pada Maret silam, dia memang sempat menemui orang yang akan diperankannya di layar lebar tersebut. Di sela syuting saat mengenakan kostum Ahok, Daniel diajak menemui mantan Bupati Belitung Timur itu di Rutan Mako Brimob, Depok.

"Gue sebagai 'Ahok' ketemu Ahok di Mako Brimob. Itu canggung dan aneh parah," seloroh Daniel dalam konferensi pers peluncuran trailer A Man Called Ahok, Jakarta, Kamis, dilansir Antara.

Daniel bercerita, kala itu Basuki menatapnya dari ujung kaki hingga ujung kepala. "Dia bilang, 'cuma rambutnya saja yang mirip'," celoteh Daniel kemudian tertawa. Mereka bercengkerama dan Daniel membawa pulang buku A Man Called Ahok yang sudah dibubuhi tanda tangan serta pesan istimewa Ahok.

Sumber: Instagram vjdaniel

Daniel pun merasa terhormat bisa memerankan sosok yang fenomenal itu. "Bagaimana memerankan orang yang benar-benar tulus mencintai Indonesia, makanya gue merasa sangat terhormat memerankan peran tersebut," kata Daniel.

Meski sang tokoh bergurau tak banyak kesamaan antara dirinya dengan Daniel, beda lagi pendapat Nicholas Sean, putra sulung Basuki.

Setelah menyaksikan cuplikan video yang memperlihatkan akting Daniel sebagai ayahnya, Nicholas berpendapat keduanya terlihat serupa.

"Mirip, kalau lihat dari jauh, mirip posturnya, semua. Di filmnya kan ada banyak konflik, saat marah seperti itu, saya rasa (Daniel) mendalami banget," tutur Nicholas.

"A Man Called Ahok" mengisahkan kehidupan Ahok sejak belia di Gantong, Belitung Timur hingga menjadi Bupati Belitung Timur pada 2005. Film ini tidak mengangkat konflik politik yang dialami Basuki, tapi lebih mengusung tema hubungan orangtua dengan anak, khususnya antara Ahok dengan ayahnya, Kim Nam.

Sutradara Putrama Tuta ingin bercerita mengenai perjuangan anak lelaki menjadi pria dewasa yang selalu berusaha demi kebenaran yang ia yakini. Film yang akan ditayangkan pada akhir 2018 ini juga dibintangi oleh Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Donny Damara, Denny Sumargo, Eriska Rein, Ferry Salim, dan Eric Febrian.

Tokopedia