Melly Goeslaw Kenang Persahabatan dengan Nike Ardilla: Hatinya Cantik

Melly Goeslaw dan Nike Ardilla (Instagram/melly_goeslaw)
11 September 2018 18:30 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Penyanyi kondang Nike Ardilla memang telah meninggal lebih dari dua dekade. Namun, namanya tetap dikenang di hati penggemar dan sahabatnya, seperti Melly Goeslaw. Pelantun tembang Gantung itu menceritakan kenangannya bersama Nike Ardilla.

Kerinduan Melly Goeslaw terhadap pelantun Bintang Kehidupan itu disampaikan melalui foto terbaru yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @melly_goeslaw. Foto tersebut memperlihatkan Melly Goeslaw dan Nike Ardilla semasa muda.

Dalam foto yang diunggah, Senin (11/9/2018), Melly Goeslaw yang berambut keriting panjang terlihat berkacak pinggang menghadap ke Nike Ardilla sembari menjulurkan lidahnya. Gaya yang sama juga dilakukan Nike Ardilla di hadapan Melly Goeslaw.

"Terlalu banyak cerita perjalanan kami berdua. Kalau dibuat buku enggak habis empat buku kayaknya. Saya kasih tahu dua hal baik dari dia yang enggak pernah saya temui di kawan saya yang lain sampai saat ini. Dia itu hobinya shopping dan kalau belanja ke luar negeri pulang bisa bawa lima koper. Sampai rumah, dipanggil semua temannya dibukalah itu koper dan temannya disuruh pilih. Sisanya baru buat dia. Kalau ditanya kenapa kayak gitu, jawabannya selalu nanti kan saya bisa beli lagi," ungkap Melly Goeslaw.

Bagi Melly Goeslaw, Nike Ardilla adalah seorang penyanyi terkenal yang amat rendah hati. Mendiang penyanyi terkenal Tanah Air itu tidak pernah memiliki asisten tetap. Dia juga tidak pernah mematok tarif.

"Dia enggak punya manajer tetap. Siapa saja bisa jadi asisten dia. Kalau ditanya panitia berapa honornya kalau mau panggi dia nyanyi. Jawabnya terserah saja. Saya enggak heran namanya harum sampai sekarang. Karena hatinya sangat cantik," tutup Melly Goeslaw.

Nike Ardilla merupakan penyanyi kelahiran Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975. Dia meninggal dunia dalam usia 19 tahun akibat kecelakaan tunggal di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995. Dia mengalami luka parah di kepala dan memar di dadanya. Dia meninggal dunia saat berada di puncak popularitas.

Tokopedia