Nur Sajat, Transgender Malaysia Teman Duet Lucinta Luna

Lucinta Luna dan Nur Sajat (Instagram/nursajat02)
15 September 2018 10:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Lagu terbaru dari Lucinta Luna, Semalam Bobok di Mana, yang dinyanyikan bersama dua artis Malaysia, Dato Alif dan Nur Sajat viral di media sosial. Lagu tersebut bahkan menjadi trending topik di Youtube Malaysia.

Kolaborasi antara Lucinta Luna dengan kedua artis Malaysia itu cukup menghebohkan. Setelah ditelusuri, Nur Sajat ternyata adalah seorang transgender, sama seperti Lucinta Luna. Dihimpun dari berbagai sumber, Jumat (14/9/2018), Nur Sajat merupakan seorang pengusaha kosmetik ternama di Malaysia.

Nur Sajat lahir dengan nama Nur Sajidah binti Kamarulzaman pada 23 Februari 1985. Kabarnya, Nur Sajat lahir dengan alat kelamin ganda. Namun, seiring berjalannya waktu alat kelaminnya berkembang menjadi seperti pria. Perubahan tersebut terjadi saat usianya enam tahun. Jadi, dia pun tumbuh sebagai seorang pria.

Meski demikian, ibu Nur Sajat melihat keanehan dalam diri anaknya sejak kecil. Nur Sajat rupanya lebih suka bermain boneka. Tapi, ayahnya yang merupakan seorang tentara mendidiknya dengan tegas agar menjadi laki-laki sejati. Sayang, usaha sang ayah gagal karena Nur Sajat tetap lebih tertarik pada berbagai hal tentang wanita.

Walaupun malu dan sedih, akhirnya orang tua Nur Sajat mengakui jika anak mereka berbeda. Setelah melalui diskusi panjang, orang tua memberikan izin kepada Nur Sajat mengubah identitasnya sebagai wanita.

Perubahan identitas Nur Sajat sempat menghebohkan warga Malaysia. Mereka terus mencemooh Nur Sajat yang dianggap sebagai seorang trangender. Tetapi, caci maki itu tidak membuat Nur Sajat patah arang. Dia justru sukses membangun bisnis kosmetik di Malaysia.

Nur Sajat memilih bisnis kosmetik lantaran baginya penampilan luar adalah sesuatu yang amat penting. Jadi, seseorang harus berpenampilan menarik untuk mendapatkan kesan baik dari orang lain. Sukses menjadi pengusaha tidak membuat Nur Sajat lupa diri. Dia dikenal sebagai dermawan yang gemar melakukan kegiatan amal. Dia bahkan memiliki dua anak angkat yang disayangi sepenuh hati.