Ariana Grande Sebut Insiden dengan Uskup Ellis III Murni Kecelakaan

Ariana Grande (Eonline.com)
15 September 2018 13:30 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Ariana Grande akhirnya menanggapi insiden tak menyenangkan yang terjadi di pemakaman Aretha Franklin. Penyanyi berusia 25 tahun itu menganggap perilaku tak terpuji Uskup Charles H Ellis III yang menyentuh payudaranya sebagai kecelakaan.

Ariana Grande bahkan tidak mengajukan laporan apapun terkait insiden di pemakaman Aretha Franklin, Jumat (31/8/2018), lalu. Pernyataan itu disampaikan pihak Kepolisian Detroit kepada awak media.

"Kami menerima laporan dari warga yang melihat perilaku tidak pantas di pemakaman Aretha Franklin yang dilakukan Uskup Ellis III kepada Ariana Grande. Kami sudah menghubungi pihak Ariana Grande. Namun, mereka tidak memperpanjang kasus tersebut. Ariana Grande dan timnya menganggap kejadian itu sebagai kecelakaan. Jadi, kami tidak memiliki wewenang untuk melakukan penyelidikan," kata perwakilan Kepolisian Detroit seperti dilansir Freep, Sabtu (15/9/2018).

Diberitakan sebelumnya, Uskup Ellis III telah menyampaikan permohonan maaf kepada Ariana Grande setelah insiden tersebut. Dia menjelaskan tidak bermaksud melakukan pelecehan seksual dengan menyentuh payudara Ariana Grande.

Padahal, dalam rekaman video viral di media sosial, Uskup Ellis III terlihat memeluk Ariana Grande dengan melingkarkan lengan di belakang dada. Jari-jarinya tampak menekan bagian samping dada kanan pelantun tembang God Is A Woman itu. Menyadari tindakannya memancing kontroversi, Uskup Ellis III langsung menyampaikan permohonan maaf.

"Tidak ada niatan dari saya menyentuh payudara wanita manapun. Mungkin aku melewati batas. Mungkin aku terlalu ramah. Sekali lagi, aku minta maaf. Aku memeluk semua artis wanita maupun pria. Aku menjabat tangan dan memeluk mereka. Itu yang kita lakukan di gereja. Saya pribadi dengan tulus meminta maaf kepada Ariana dan penggemarnya," ungkap Uskup Ellis III.

Tokopedia