Kabar Pasha Ungu Setelah Gempa Palu

Pasha Ungu (Instagram/pashaungu_vm)
29 September 2018 17:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, PALU – Gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter yang berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), menyebabkan tsunami di Kota Palu. Sejumlah bangunan runtuh diterjang dahsyatnya air laut yang naik ke daratan.

Dalam laporan terbaru, bencana alam tersebut menyebabkan 48 nyawa melayang. Artis Pasha Ungu yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, ikut merasakan gempa bumi tersebut. Beruntung, dia dan keluarganya dikabarkan dalam kondisi baik-baik saja.

Kabar terkini tentang kondisi pentolan grup musik Ungu disampaikan oleh mantan istrinya, Okie Agustina, melalui laman Instagram. Dia sangat lega mendengar ayah dari anaknya dalam kondisi baik setelah tempat tinggal mereka diguncang gempa bumi.

"Alhamdulillah dapat kabar dari Adel. Kalau Adel dan ayahnya Kieshakienasha baik-baik aja. Cuma memang masih ada gempa susulan," terang Okie Agustina lewat akun Instagram-nya, @okieagustina_.

Tak lupa, Okie Agustina mengajak warganet ikut mendoakan warga Palu serta Donggala yang tengah ditimpa musibah gempa bumi. "Mari kita doakan semoga semua masyarakat Palu dan sekitarnya diberi keselamatan, kesabaran, dan ketabahan," sambung Okie Agustina.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, data sementara yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan sedikitnya 48 orang meninggal dunia dan 356 orang mengalami luka. Jumlah korban tersebut hanya dari Palu karena hingga saat ini tim penyelamat belum bisa menjangkau wilayah Donggala.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan korban meninggal dunia diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat masih banyak korban yang terjebak di reruntuhan gedung dan bangunan.

Wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah termasuk zona rawan gempa bumi. Dalam Breaking News TV One, Sabtu (29/9/2018), siang, Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami PVMBG, Sri Hidayati, mengatakan, gempa bumi yang mengguncang Palu dan Donggala dipicu aktivitas patahan Palu Koro yang memanjang dari sebelah barat Donggala sampai Teluk Palu.