Nonton Film G30S PKI di TV One, Begini Komentar Iwan Fals

Iwan Fals (Instagram/iwanfals)
02 Oktober 2018 04:30 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Musisi kenamaan Indonesia, Iwan Fals, merasa film tentang G30S/PKI perlu dibuat dalam versi baru. Pernyataan itu disampaikan lewat cuitannya di Twitter, Minggu (30/9/2018). Cuitan itu ditulis guna menanggapi berita salah satu media dalam jaringan yang viral di media sosial.

Berita tersebut berisi tentang rencana Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan jajarannya yang melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober. Menurutnya, mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masih menjadi pekerjaan rumah rakyat Indonesia.

"Bukan soal merayakan Hari Kesaktian Pancasila saja. Tapi, bagaimana kita mengamalkannya menjadi tingkah laku sehari-hari. Itulah yang menjadi PR bersama ke depannya," tulis Iwan Fals.

Selanjutnya, Iwan Fals menyarankan agar film G30S/PKI dibuat ulang dengan versi kekinian yang lebih segar. "Soal film G30S PKI itu kayaknya perlu dibikin versi barunya tuh. Dengan sutradara dan teknologi film yang lebih canggih lagi," tegasnya.

Iwan Fals juga berkelakar tentang peran yang cocok dimainkan di film terbaru tentang G30S/PKI. Dia juga menyoroti film yang disiarkan televisi swasta itu terpotong iklan. "Nonton ulang film G30S PKI di TV One tapi tersendat-sendat, kepotong-potong iklan," imbuh dia.

Film Pengkhianatan G30S/PKI yang berdurasi empat setengah jam itu ditulis dan disutradarai Arifin C Noer. Film itu sempat tidak boleh diputar kala rezim Orde Baru berkuasa. Namun, dua tahun belakangan film itu kembali diputar pada tanggal 30 September.