Pasha Ungu Ikut Gotong Jenazah Korban Gempa Palu

Pasha Ungu menggotong jenazah korban gempa Palu (Instagram/pashaungu_vm)
03 Oktober 2018 14:30 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, PALU – Pentolan grup musik Ungu, Pasha alias Sigit Purnomo, yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjalankan tugasnya melayani korban gempa dan tsunami. Pria berusia 38 tahun itu terus memantau kondisi korban gempa dan tsunami yang kini tinggal di pengungsian.

Tak lupa, Pasha Ungu memperlihatkan aktivitasnya saat meninjau dan melayani korban gempa Palu, Sulawesi Tengah, melalui video singkat di akun Instagram pribadinya, @pashaungu_vm. Dalam video yang diunggah, Senin (1/10/2018), Pasha Ungu tampak sangat cekatan membantu mengangkat jenazah korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Pasha Ungu yang mengenakan baju dinas juga tak sungkan mendistribusikan langsung logistik yang dibutuhkan pengungsi. "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun #prayforpalu," tulis Pasha Ungu sebagai keterangan video.

Sebagai pemimpin, sudah semestinya Pasha Ungu bekerja tulus melayani masyarakat yang tengah berduka akibat bencana alam tersebut. Tindakannya pun menuai pujian dari warganet. Selain memuji Pasha, netizen juga mendoakan agar korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah, diberi ketabahan.

"Semangat kak. Semoga selalu dalam lindungan Allah," komentar @rinipolutupolutu menyemangati.

"Semangat Pak Wawali. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya," sambung @ermarazka.

"Yang sabar ya pak. Saya sangat sedih melihat warga di sana. Semoga Allah selalu melindungi kalian. Semoga Allah memberikan kemudahan, ksehatan, dan semangat, amin," imbuh @nurjanah2984.

Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 7,4 Skala Richter pada Jumat (28/9/2018) yang berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah, turut dirasakan warga Kota Palu. Bahkan, gempa tersebut memicu tsunami di Kota Palu yang merenggut seribuan nyawa. Bencana alam tersebut menjadi perhatian masyarakat dunia. Sejumlah negara tetangga telah mengirimkan bantuan agar penanganan korban gempa di Palu dan sekitarnya berjalan lebih cepat.