Ariana Grande Ngaku Depresi

Ariana Grande (Billboard.com)
31 Oktober 2018 00:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Penyanyi muda, Ariana Grande, menceritakan tentang kegelisahannya secara terang-terangan dalam sebuah program acara musik yang disiarkan BBC. Dia mengaku sering merasa gelisah yang membuatnya tertekan.

"Saya sering merasa bersalah karena gelisah. Perasaan ini membuatku hampir gila. Hari-hari yang kujalani bisa berubah menjadi sangat buruk karena rasa gelisah itu," kata Ariana Grande seperti dikutip dari NME, Selasa (30/10/2018).

Trauma akibat bom di Manchester, Inggris, kematian mantan kekasihnya akibat overdosis, hingga rencana pernikahan yang gagal membuat Ariana Grande sempat terpuruk. Dia sempat ingin menutup diri karena tekanan itu.

"Aku hampir saja merasa terpuruk. Semua pikiran buruk berputar di kepalaku sehingga membuatku hampir gila," sambung Ariana Grande.

Beruntung, selama mengalami depresi Ariana Grande dikelilingi oleh orang yang menyayanginya. Kasih sayang dan kepedulian mereka membuat Ariana Grande berhasil bangkit dari keterpurukan. Penyanyi berusia 25 tahun itu akhirnya mengungkapkan kegelisahannya melalui lagu bertajuk Get Well Soon yang baru saja dirilis.

"Lagu itu [Get Well Soon] bercerita tentang gangguan mental yang aku alami. Aku merasa tenggelam selama tiga bulan terakhir yang sangat mengganggu kehidupanku. Aku sangat sedih dan takut. Namun, akhirnya aku mencurahkan semua kegelisahan lewat lagu Get Well Soon," terang Ariana Grande.

Meski sempat depresi, Ariana Grande tidak malu mengungkapkan pengalamannya kepada publik. Dia bahkan memberikan saran kepada semua orang yang pernah mengalami depresi untuk menceritakan pengalaman tersebut.

"Bicaralah tentang yang kau alami dengan orang lain. Jangan tutupi keadaan tersebut dari keluarga dan teman-temanmu. Dengan demikian, kau akan lebih nyaman dan bebas dari rasa tertekan," tutup Ariana Grande.