Film Keira, Thriller Psikologis Tentang Perempuan dengan 7 Kepribadian

Pemain film dan pengisi soundtrack film Keira (dari kiri ke kanan) Gabriella Cecilia, Angelica Simperler, dan Tamee Irelly, berbagi cerita saat syuting dalam acara Meet and Greet Film Keira di Hartono Lifestyle Mall, Solo baru, Sukoharjo, Jumat (9/11 - 2018). (Solopos/ M. Ferri Setiawan)
09 November 2018 20:59 WIB Ika Yuniati Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO - Dunia perfilman Indonesia semakin berwarna dengan kemunculan beragam genre kurun waktu dua tahun terakhir. Para sineas muda berani menggarap tema baru meskipun beberapa tak selaris judul horor. Sebut saja Tengkorak yang baru tayang beberapa bulan lalu. Film tersebut merupakan genre fiksi ilmiah garapan salah satu Dosen UGM. Sebelumnya ada drama psikologis berjudul Posesif yang dibintangi Adipati Dolken.

Meski tak laris di pasaran, debut perdana Putri Marino tersebut membawa para pemain dan sutradara memenangi sejumlah penghargaan bergengsi dalam acara Festival Film Indonesia. Tahun ini film yang mengusung tema psikologis kembali dikenalkan oleh sutradara Harry Dagoe. Sutradara senior dengan beberapa prestasi di jalur indie tersebut memberinya judul Keira.

Film itu menceritakan sosok perempuan bernama Keira (diperankan Angelica Simperler) yang memiliki tujuh kepribadian. Dalam satu alur cerita ia bisa mengubah karakter menjadi Sari Asih yang berkekuatan super, Iren si lemah, Rachel yang agresif, maupun sosok pria bernama Darma.  Saat jumpa pers di Hartono Mall Orient Resto, Jumat (9/11/2018), Angelica, mengatakan dalam satu waktu ia bisa berubah menjadi tujuh sosok tersebut. Namun, untuk memudahkan penonton, Harry menggandeng aktor lain untuk menghidupkan enam karakter selain Keira.

“Di beberapa scene saya harus memerankan enam karakter sekaligus. Tapi masing-masing karakter juga diperankan aktor lain yang beda-beda,” terang Angelica saat berbincang dengan wartawna sebelum meet and greet di Hartono Mall, Sukoharjo. Film Keira, kata Angel, memberikan referensi baru layar bioskop Indonesia di tengah maraknya tema horor dan percintaan. Ia mengajak penonton untuk berani memilih genre-genre baru seperti thriller psikologis agar dunia perfilman Indonesia lebih variatif dan berkembang.

Solusi

Sepanjang film bakal banyak adegan menegangkan tentang kehidupan perempuan berkepribadian ganda bernama Keira tersebut. Mulai konflik batin yang ada pada dirinya, hingga responsnya dengan dunia luar. Mereka juga memberi sedikit solusi bagaimana mengatasi orang-orang dengan kelainan seperti ini.
Saking menjiwainya, Angel, sempat terjebak pada tujuh karakter diperankan. Beberapa karakter bahkan melekat hingga selesai shooting. Misalnya karakter Rachel yang frontal membuatnya lebih pemberani ketimbang sifat aslinya yang pemalu.

“Saya sampai pakai jasa psikolog sebelum main maupun sesudah ini,” kata Angel.  Sebelumnya Angel dan tim produksi lebih banyak riset melalui youtube, internet, dan konsultasi psikologi. Mereka hanya butuh waktu kurang dua pekan, dan shooting 12 hari yang semuanya dilakukan di Lampung. Garapan Tu7uh Rumah Produksi ini rencananya rilis Kamis (15/11/2018).

Keira juga dibintangi Ray Sahetapy, Djenar Mahesa Ayu, Tiga Setia Gara, Ferly Putra, dan Gabriella Cecilia. Sejak pekan lalu mereka sibuk promosi ke sejumlah tempat termasuk Solo. “Yang pasti film ini sangat menarik. Ini film pertama saya dan saya melakukan banyak tantangan selama produksi,” cerita Cecilia menutup jumpa pers sebelum meet and greet di Hartono Mall, Jumat sore.