Tegur Via Vallen, Jerinx: Saya Tak Butuh Ketenaran

Jerinx SID. (Istimewa/Instagrma - jrxsid)
14 November 2018 04:45 WIB Newswire Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Personel Superman Is Dead, Jerinx akhirnya buka suara seputar alasannya menyerang Via Vallen terkait aransemen ulang lagu Sunset Di Tanah Anarki. Lewat akun Facebook, Jerinx mengaku punya pertimbangan kuat dibalik langkah yang dia ambil.

"Kenapa saya cuma serang satu penyanyi? Karena untuk tipe penyanyi genre tersebut, dia yang paling terkenal. Dan imbasnya bakalan besar untuk menyadarkan penyanyi lain yang baik sengaja atau tidak cari makan dengan cara merusak roh lagu orang lain," ujar Jerinx dikutip Okezone, Selasa (13/11/2018).

Lebih lanjut Jerinx mengatakan, dirinya sama sekali tidak ingin mendompleng ketenaran Via Vallen. Lewat langkah tersebut, Jerinx berdalih hanya ingin melindungi karya-karya Superman Is Dead agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya tak butuh lebih banyak ketenaran, SID sudah punya market yang setia sejak lama. Saya angkat isu ini sekarang karena kami baru rilis album dan tak mau lagu-lagu baru kami diperlakukan seperti SDTA," jelas dia.

Terakhir, Jerinx juga menegaskan dirinya tidak berniat meraup keuntungan lewat aksi tersebut. Baginya, lagu Sunset Di Tanah Anarki punya makna spesial dan tidak pantas diaransemen ulang dengan gaya musik seperti yang dinyanyikan Via Vallen.

"Saya juga tak lakukan ini untuk materi. Pihak istana ingin membeli lagu saya saja saya tolak. Kami bukan pelacur. Silakan Google. Saya hanya inginkan kesadaran. Jika tak paham akan lirik/esensi lagu SID, tolong jangan dirusak. Dan jika paham, lakukanlah dengan kesadaran dan itikad baik untuk sesama, sejarah, masa depan, serta bumi pertiwi," pungkas dia.

Via Vallen sendiri sejatinya sudah menyampaikan permohonan maaf atas aksi mengaransemen ulang lagu Sunset Di Tanah Anarki. Namun dalam kesempatan yang sama, Via juga mengaku tidak tahu menahu seputar peredaran video aksi panggungnya yang dikemas dalam bentuk CD.

Sumber : Okezone