Lady Gaga Jadi Pengantar Pizza untuk Pengungsi Malibu

Lady Gaga saat mengantarkan piza untuk pengungsi Malibu (Instagram)
15 November 2018 22:10 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, KALIFORNIA – Mother Monster alias Lady Gaga melakukan aksi tak terduga untuk menghibur pengungsi akibat kebakaran hutan di Malibu, Kalifornia, Amerika Serikat. Penyanyi papan atas Hollywood itu menjadi pengantar piza yang diberikan khusus untuk para pengungsi.

Lady Gaga membagikan piza dan kopi gratis kepada pengungsi di Kalifornia, Amerika Serikat, Selasa (13/11/2018), yang bertepatan dengan World Kidness Day alias hari kebaikan sedunia. Tak ketinggalan, Lady Gaga mengunggah fotonya saat menjadi sukarelawan tersebut lewat akun Instagram pribadinya.

"Terima kasih Palang Merah. Kita semestinya saling memiliki. Kebaikan membuat dunia terasa lebih indah," demikian keterangan yang ditulis Lady Gaga dalam foto tersebut seperti dilansir People, Kamis (15/11/2018).

Dalam foto itu, Lady Gaga tampil memakai busana kasual layaknya pengantar piza. Bintang film A Star Is Born itu sengaja melakukan aksi tersebut untuk berbagi kebaikan di hari istimewa. Padahal, dia sendiri merupakan salah satu dari korban kebakaran tersebut.

"Saya tahu ini tidak mudah. Saya tahu kalian pasti sangat sedih dan terpukul. Namun, musibah ini merupakan kenyataan pahit yang harus diterima dengan lapang dada. Kita mungkin tidak saling mengenal. Namun, saya mencintai kalian semua," kata Lady Gaga seperti dikutip dari TMZ.

Pelantun tembang Poker Face itu merupakan salah satu korban kebakaran hutan di kawasan Malibu, Kalifornia, Amerika Serikat, Jumat (9/11/2018). Hunian mewah Lady Gaga di pinggir pantai kawasan Malibu hangus terbakar. Selain Lady Gaga, rumah selebritas lainnya seperti Miley Cyrus hingga Kim Kardashian juga terbakar habis.

Kebakaran hutan di Malibu, Kalifornia, Amerika Serikat, merenggut nyawa puluhan orang. Sementara sekitar 150.000 orang lainnya mengungsi karena rumah mereka hangus terbakar. Kobaran api itu telah menghanguskan sekitar 6.700 rumah dan sejumlah pusat bisnis.