Antara Bantah Beri Rating Bintang 5 Film Hanum & Rangga

Poster film Hanum & Rangga (Facebook Hanum Rais)
15 November 2018 23:30 WIB Newswire Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Belum lama ini beredar sebuah gambar di Facebook fanpage Hanum Rais mengenai rating bintang lima untuk film Hanum & Rangga: Faith & The City yang diberikan oleh sejumlah media online Tanah Air. Namun, Antara sebagai salah satu media yang namanya disebut membantah memberikan rating.

Beberapa media yang namanya disebut dalam infografis itu adalah detik.com, viva.co.id, tribunnews.com, kapanlagi.com, republika.co.id, dan juga antaranews.com. Dalam gambar review tersebut, Antara disebut menulis komentar, "Indahnya pacaran setelah menikah," dengan rating bintang lima.

"Padahal hal tersebut tidak pernah ditulis dalam ulasan Antara, apalagi memberikan rating bintang lima untuk film yang diadaptasi dari novel laris Faith and The City karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra 2015," tulis Antara dalam berita klarifikasi, Kamis (15/11/2018).

Redaktur Pelaksana Kantor Berita Antara, Teguh Priyanto, menegaskan bahwa Antara tidak pernah memberikan rating pada film apapun yang diulas. "Antara senantiasa mengapresiasi film karya anak bangsa. Film A Man Called Ahok dan Hanum & Rangga terpilih untuk diresensi oleh Antaranews karena kedua film itu memang layak untuk diulas," ujar Teguh di Jakarta, Kamis.

"Namun dalam setiap ulasan Antara tidak pernah memberikan rating pada film-film tersebut. Oleh karena itu, jika ada klaim bahwa kami memberikan rating bintang lima pada film Hanum dan Rangga, kami pastikan klaim tersebut tidaklah benar," lanjutnya.

Teguh mengatakan sebagai kantor berita, Antara selalu berupaya menyajikan informasi kredibel berimbang dan imparsial sehingga tidak menimbulkan polemik.

"Kami berusaha sangat keras agar berita dan ulasan yang kami buat senantiasa menjunjung tinggi prinsip-prinsip dan etika jurnalistik. Dengan demikian masyarakat pembaca mendapat sajian informasi yang mendidik, mencerahkan dan memberdayakan bukan sebaliknya membuat polemik, memperkeruh masalah dan membodohi masyarakat," jelasnya. Gambar tersebut saat ini telah dihapus dari fanpage tersebut.

Sumber : Antara