SOLOPOS.COM - Momo Geisha saat tampil di Terrace Cafe, Minggu (30/11/2014) dini hari lalu. (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)

Harianjogja.com, SLEMAN-Tahun ini adalah tahun yang penuh anugerah bagi grup band asal Pekanbaru, Geisha. Rentetan penghargaan seolah tak bosan menghampiri band yang beranggotakan Momo (vokal), Roby (gitar), Nard (bass), Dhan (keyboard), dan Aan (drum) itu. Bahkan, sejak terbentuk 2003 lalu, nama grup band yang tahun ini baru saja merilis album keempatnya itu kini sudah menjelma menjadi salah satu band papan atas di blantika musik Indonesia. Kendati begitu, band yang terbentuk sejak 2003 itu masih memiliki mimpi besar yang hingga kini belum berhasil mereka capai.

“Mimpi itu adalah go internasional,” ujar Momo sebelum tampil dalam konser yang mereka gelar di Terrace Cafe, Minggu (30/11/2014) dini hari lalu.

Promosi Sejarah KA: Dibangun Belanda, Dibongkar Jepang, Nyaman di Era Ignasius Jonan

Akan tetapi, go international yang dimaksudkannya di sini bukan hanya tampil di panggung luar negeri saja. Menurutnya, yang terpenting dari seorang musisi adalah karya yang dihasilkan. Oleh karena itulah, dirinya tidak begitu mempersoalkan tampil di panggung luar negeri. Baginya yang terpenting adalah mampu menghasilkan karya yang bisa diterima oleh pecinta musik internasional.

“Ya salah satunya adalah dengan merilis album english version,” ucap Momo.

Untuk itulah, ia dan rekan-rekannya di Geisha kini tengah berupaya untuk mewujudkan mimpi itu. Salah satunya adalah dengan terus meningkatkan musikalitasnya. Menurut dia, untuk menghasilkan karya yang bisa diterima masyarakat Indonesia saja sudah sulit. Apalagi untuk bisa diterima oleh masyarakat internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya