SOLOPOS.COM - Linkin Park (L-R) Mike Shinoda, Rob Bourdon, Joe Hahn, Brad Delson, Dave Farrell dan Chester Bennington di Los Angeles, California, AS, 18 Juni 2014. (JIBI/Reuters/Mario Anzuoni)

“Keluarga tak akan lengkap tanpamu,” demikian petikan pernyataan terbuka yang ditulis akun Linkin Park.

Solopos.com, CALIFORNIA – Linkin Park menulis surat terbuka yang ditujukan kepada mendiang, Chester Bennington, Senin (24/7/2017). Dalam surat yang diunggah band cadas asal California itu di Facebook, Linkin Park berterima kasih kepada penggemar yang menyelimuti mereka dan keluarga Bennington dengan dukungan dan doa.

Promosi Yos Sudarso Gugur di Laut Aru, Misi Gagal yang Memicu Ketegangan AU dan AL

Mike Shinoda, Brad Delson, Dave Farrell, Joe Hahn, dan Rob Bourdon juga bertutur tentang perasaan mereka pasca-peninggalan Bennington.

(Baca Juga: Kangen Chester Bennington, Mike Shinoda Upload Foto Jadul Linkin Park)

“Dear Chester, hati kami sangat hancur. Kesedihan dan penyangkalan kerap menghampiri, ketika kami melihat kembali apa yang telah terjadi. Kau menyentuh banyak jiwa, mungkin lebih dari yang bisa kau bayangkan. Dalam beberapa hari terakhir, kami melihat begitu banyak cinta dan dukungan untukmu dari berbagai dunia,” demikian cuplikan isi surat terbuka itu.

Linkin Park menambahkan, bahwa Talinda Bennington, sang istri dan keluarganya sangat menghargai dukungan penggemar tersebut. Perempuan 42 tahun itu ingin dunia tahu, bahwa Chester Bennington adalah suami, anak, dan ayah yang baik bagi keluarganya. “Keluarga tak akan lengkap tanpamu.”

“Kau selalu antusias saat membicarakan masa depan. Kau meninggalkan kekosongan yang tak akan pernah bisa diisi [siapapun] -keramaian, kelucuan, ambisi, kreativitas, keramahan, dan suara apikmu akan selalu dikenang.”

(Baca Juga: Pesan Mengharukan Anak Chester Bennington untuk Mendiang Ayahnya)

Kelima rekannya di Linkin Park, juga coba memahami sisi kelam dalam diri Bennington. Hal itu menurut mereka, membuat Linkin Park jauh lebih manusiawi.

“Kami mencoba mengingatkan diri sendiri bahwa ‘iblis’ (rasa depresi dan kecanduan terhadap narkoba) yang membawamu jauh dari kami adalah bagian dari kesepakatan. Lagi pula, begitulah caramu bernyanyi tentang ‘iblis-iblis’ itu yang membuat banyak orang jatuh cinta padamu,” imbuh Linkin Park.

“Kau tanpa rasa takut menempatkan mereka di layar kaca. Dengan demikian, kami belajar untuk menjadi lebih manusiawi. Kau memiliki hati yang besar dan mampu mengelolanya dengan baik.”

Setelah kematian Bennington, Linkin Park memutuskan untuk membatalkan tur mereka di Amerika Serikat. Namun, grup itu mengisyaratkan akan tetap bernaung dalam Linkin Park selamanya.

(Baca Juga: Album Terbaru Linkin Park Melesat di Billboard 200)

“Kecintaan kami pada musik tak akan pernah padam. Kita tak akan pernah tahu bagaimana masa depan. Namun yang pasti, masing-masing kami menjadi lebih baik karenamu. Terima kasih untuk hadiah itu. Kami sangat mencintai dan merindukanmu. Sampai kita bertemu lagi, LP.”

Pesan tersebut di akhiri Linkin Park dengan sebuah tautan yang mengarahkan penggemar ke situs chester.linkinpark.com, di mana mereka bisa memberi penghormatan kepada Bennington.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya