SOLOPOS.COM - Poster film Padmavati (Youtube)

Pengadilan India mencabut larangan penayangan film Padmavati.

Solopos.com, SOLO – Pengadilan tinggi India membatalkan larangan yang diberlakukan oleh beberapa negara bagian mengenai penayangan sebuah film kolosal tentang mitos ratu Hindu, Kamis (18/1/2018).

Promosi Tragedi Simon dan Asa Shin Tae-yong di Piala Asia 2023

Pengadilan tinggi mengatakan larangan tersebut, yang diikuti oleh demonstrasi kekerasan oleh anggota hak Hindu yang mengklaim film itu tidak sesuai dalam menggambarkan sebuah kisah percintaan antara ratu tersebut dan seorang penguasa muslim, melanggar kebebasan berkreasi.

Dewan sensor film India telah mengizinkan film Padmavati untuk dirilis dengan adanya perubahan tertentu, tetapi sedikitnya empat negara bagian mengatakan bahwa mereka tetap melarang penayangan film tersebut. Baca juga: Film Bollywood Padmavati Tayang 25 Januari 2018

“Film adalah bagian tak terpisahkan dari kebebasan berbicara dan berekspresi,” kata Ketua MA Dipak Misra sebagaimana dilansir Antara dari AFP, Jumat (19/1/2018).

Harish Salve, seorang pengacara yang mewakili produser film tersebut, mengatakan negara-negara bagian tersebut “tidak dapat melarang pemutaran film untuk menenangkan konstituensi politik mereka.”

Langkah seperti itu akan “menyebabkan kerusakan konstitusional,” 17katanya kepada surat kabar The Hindu. Baca juga: Deepika Padukone Diancam Dipenggal, Kenapa?

Pengunjuk rasa pada Januari 2018 lalu dari kelompok garis keras Hindu menyerang sutradara film Sanjay Leela Bhansali dan merusak set film tersebut saat shooting di Rajasthan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya