Deddy Corbuzier Bandingkan Lucinta Luna dan Dorce

Cover video Deddy Corbuzier membahas Lucinta Luna main Mobile Legend. (Istimewa - Youtube)
05 April 2018 02:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Presenter sekaligus mentalis Deddy Corbuzier kembali mengunggah video yang berisi kritik akan dunia pertelevisian saat ini. Salah satunya adalah soal isu transgender yang melibatkan nama Lucinta Luna yang selalu menjadi bahan pembicaraan masyarakat akhir-akhir ini.

Meski mengaku tidak mau membahas lantaran tak tahu dan tidak pernah membaca berita mengenai personil Duo Bunga tersebut. Bapak satu anak ini nampaknya luluh dengan banyaknya Direct Messages dari masyarakat yang memintanya membahas isu mengenai Lucinta Luna dan Transgender.

"Kita mau bahas tentang sesuatu yang sebenarnya gue enggak mau bahas. Karena ini dilema buat gue, you know stop making stupid people famous. Tapi dari DM di Instagram saya banyak sekali orang yang minta saya bikin video tentang Lucinta Luna," ujar Deddy Corbuzier di awal videonya.

 "Gue bahkan enggak tahu berita tentang dia. Walaupun trending gue tetap enggak mau lihat, because its not important for me," tegasnya.

Mantan suami Kalina Oktarany ini menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang salah dengan transgender. Terlebih ia bukanlah orang yang memiliki hak untuk menghakimi pilihan hidup seseorang.

Namun ia memberikan contoh bahwa masyarakat sejak dahulu bisa menerima kehadiran bunda Dorce Gamalama dengan pengakuannya sebagai seorang transgender. Terlebih karena karyanya sebagai seorang penyanyi, bukan sensasi. Hal tersebut nampaknya berbanding terbalik dengan sosok Lucinta Luna yang bisa dibilang minim karya dan hanya mengandalkan sensasi saja.

"Apakah transgender itu salah? No, kalau untuk salah atau tidak salah bukan hak saya mengatakan, tapi kalau dilihat dari sisi agama, sosial, lainya, tapi itu bukan ranah saya. Tapi transgender sendiri sudah ada dari zaman dulu. Ingat Bunda Dorce? Dia ada transgender yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang transgender. Beliau terkenal pada saat itu karena karyanya dengan nyanyi bukan karena gayanya," ucap Deddy Corbuzier.

"Yang jadi masalah ketika seseorang membuat settingan seperti itu, she is, eh he is atau he she what, buat settingan seperti itu justru heboh beritanya di mana-mana. And thats not good," sambungnya.

Ia kembali mengungkapkan bahwa benar jika kehadiran para transgender saat ini sebagai bintang tamu tentu bisa meraih rating yang cukup baik bagi sebuah stasiun televisi. Hal tersebut terjadi lantaran banyaknya orang yang penasaran bahkan sebagian hanya ingin menonton karena mau menghina.

Oleh karenanya ia menghimbau agar pihak media dan juga masyarakat, berhenti menbuat seseorang terkenal tanpa adanya karya.

"Tapi sharing di tv kalau ada dia pasti tinggi, kenapa? Karena hukum piramida. Banyak netizen, ibu-ibu, alay juga peduli dengan hal tersebut. Atau ada orang-orang yang enggak peduli, enggak suka tapi nonton juga untuk ngata-ngatain. Jadi satu-satunya cara adalah no news," paparnya.

"Saya juga enggak ngerti orang pingin banget dihina-hina netizen walaupun endingnya pasti dapat duit banyak dari acara TV. Saya enggak mengatakan si A, si B atau Lucinta Luna, enggak. Saya hanya mengatakan konten yang orang-orang mengatakan kepada saya yakni, stop making people stupid famous," tutupnya.