Ariana Grande Tolak Penghargaan Ratu Elizabeth II

Ariana Grande (Reuters)
02 Januari 2019 00:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, LONDON – Penyanyi kondang Amerika Serikat, Ariana Grande, dikabarkan menolak penghargaan kehormatan dari Ratu Elizabeth II. Padahal, gelar itu berkaitan dengan tragedi bom yang terjadi saat Ariana Grande menggelar konser di Manchester Arena, Inggris, Mei 2017.

Dikabarkan Ace Showbiz, Selasa (1/1/2019), Ariana Grande telah dihubungi langsung oleh protokol Istana Buckingham. Dia diberi tahu namanya masuk daftar yang diberi gelar prestisius oleh Ratu Inggris. Namun, dia justru menolak menghadiri undangan tersebut karena masih trauma.

"Ariana Grande mengaku masih berduka. Tragedi tersebut sangat mengerikan. Dia khawatir penghargaan ini justru bakal membuat orang lain berpikir dirinya tidak sensitif. Jadi, dia dengan sopan menolaknya," kata seorang sumber dekat Ariana Grande yang tidak disebutkan namanya.

Nama Ariana Grande masuk dafter New Year Honours Inggris atas dukungan yang diberikannya kepada korban bom Manchester. Tragedi tersebut merenggut 22 nyawa dan melukai ratusan orang. Beruntung, Ariana Grande selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.

Sebelumnya, Ariana Grande mengungkapkan penderitaannya setelah menjadi korban teror bom Manchester. Dia mengaku menderita gangguan stres pasca-trauma dan terus memikirkan nasib korban setiap hari.

"Ada begitu banyak orang yang menderita akibat teror ini. Aku sangat menderita karena merasa bertanggung jawab atas tragedi tersebut," terang Ariana Grande kepada Time.

Beberapa pekan setelah tragedi bom Manchester, Ariana Grande kembali ke Inggris untuk bertemu dengan keluarga korban yang meninggal. Dia juga ke rumah sakit untuk menengok korban yang terluka akibat serangan bom Manchester.

Ariana Grande juga menggelar konser amal bertajuk One Love Manchester dengan menggandeng sejumlah musisi papan atas lainnya. Konser amal yang dihadiri 55.000 orang itu sukses mengumpulkan dana sekitar US$14,8 juta.