Karier Robby Tumewu, Si Desainer Funky dari Indonesia

Robby Tumewu (Pictagram)
14 Januari 2019 15:30 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka dengan kematian artis Robby Tumewu. Aktor sekaligus desainer kondang ini meninggal akibat stroke di usia 65 tahun, Senin (14/1/2019).

Nama Robby Tumewu memang sudah jarang terdengar, baik di dunia akting maupun fesyen. Namun, sosoknya yang baik hati dan ramah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Robby Tumewu yang lahir di Bandung, Jawa Barat, 4 Desember 1953 dikenal sebagai perancang busana dan pelakon Indonesia.

Dihimpun dari berbagai sumber, sebelum dikenal sebagai pemain sinetron dan film, Robby Tumewu lebih dulu dikenal sebagai desainer. Dia terkenal pintar menggambar sejak kecil. Dia kerap membuat desain busana yang unik dan funky.

Sayangnya, cita-cita Robby Tumewu berkarier di dunia fashion sempat ditentang oleh ibunya. Emmy Tumewu, ibunya, menginginkan Robby Tumewu berkarier di bidang perhotelan yang lebih menjanjikan. Robby Tumewu menuruti keinginan ibunya dengan berkuliah di jurusan perhotelan. Dia bahkan pernah magang di Hyaat Hotel Ambassador pada 1974.

Meski demikian, keinginan Robby Tumewu menjadi desainer kondang tidak hilang begitu saja. Dia tetap menekuni hobinya merancang busana hingga akhirnya membentuk kelompok khusus bernama Aranea bersama teman-temannya. Kelompok Aranea sering menggelar fashion show yang diawali pada 1973.

Peragaan busana itu dibuat dengan modal uang tabungan hasil sketsa yang dimuat di surat kabar. Debut peragaan busananya mendapat sambutan hangat hingga akhirnya dia menjadi asisten desainer Henry Passage di Bandung 1976 silam.

Setelah merasa pengalamannya cukup, Robby Tumewu membuka usaha kecil-kecilan dan hijrah ke Jakarta untuk mengembangkan karier di dunia fashion. Kegigihan dan keuletan Robby Tumewu membuahkan hasil maksimal. Dia sukses menjadi desainer papan atas yang sering menggelar peragaan busana hingga ke luar negeri.

Sementara kariernya di dunia akting berawal dari keiikutsertaan di Teater Koma pimpinan N. Riantiarno. Kemampuan akting yang mumpuni mendatangkan keuntungan baginya. Robby Tumewu diajak membintangi film drama komedi Lenong Rumpi pada 1990 oleh Harry Boim de Fretes.

Sejak saat itu, tawaran membintangi sinetron dan film layar lebar semakin banyak diterima Robby Tumewu. Dia tercatat pernah membintangi sejumlah film layar lebar populer, seperti Laskar Pelangi, Jejak Darah, Tanah Air Beta, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta, dan Madame X.

Sayangnya, kehidupan Robby Tumewu berubah drastis sejak menderita stroke pada 2010. Kondisi fisik yang melemah membuat aktivitasnya di panggung hiburan Tanah Air berkurang. Hampir sembilan tahun berkutat dengan pengobatan stroke, finansial Robby pun ikut merosot. Puncaknya, ia melego rumah mewahnya di kawasan elit Cilandak, Jakarta Selatan, sebelum mengembuskan napas terakhir.