Imam Masjid Istiqlal Klarifikasi Kabar Pernikahan Reino Barack dan Syahrini

Pendiri Lippo Group Mochtar Riady (ketiga kanan) bersama Istri dan Imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan) berswa foto dengan karyawan saat Halal Bihalal Lippo Group di Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (6/7). - ANTARA /Muhammad Iqbal
05 Februari 2019 15:40 WIB Nancy Junita Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal Profesor KH Nasaruddin Umar buka suara terkait kabar rencana pernikahan mantan pacar Luna Maya, Reino Barack, dengan penyanyi Syahrini. Klarifikasi itu disampaikan Nasaruddin Umar lewat akun Instagram @nasaruddin_umar pada Selasa (5/2/2019).

Menurut Nasaruddin Umar, dirinya tak pernah memberi pernyataan tentang rencana pernikahan Reino Barack dengan Syahrini.

“Itu mungkin dari orang lain. Kalau mau memastikan, silahkan tanyakan langsung kepada yang bersangkutan. Meskipun ada media massa yang berusaha mengonfirmasi ke saya tentang hal itu dan dalam upaya mengkonfirmasi ke saya tersebut, saya juga tidak pernah menyebut nama-nama orang yang mau menikah, karena memang betul-betul saya tidak tahu,” tulis Nasaruddin Umar.

Kabar pernikahan Syahrini dan Reino Barack kembali berembus. Kali ini, keduanya disebut akan melangsungkan pernikahan di Jepang, akhir Februari 2019.

Hal tersebut diungkap oleh Imam Besar Masjid Istiqlal yakni Prof. K. H. Nasaruddin Umar, seperti yang terlihat di unggahan akun gosip @lambe_turah.

Tampak di keterangan yang tertulis, Nasaruddin Umar yang merupakan teman dekat Rosano Barack, ayah dari Reino Barack mendapat undangan untuk mengisi acara di Jepang.

Dia menduga undangan tersebut merupakan acara untuk pernikahan Reino dan Syahrini. Rencananya, Nasaruddin akan bertolak dari Indonesia pada 24 Februari.

"'Feeling Saya Insya Allah (Reino-Syahrini) Menikah'. Saya diundang ke Jepang oleh Pak Rosano Barack. Kebetulan saya bersahabat baik dengan Pak Rosano, ayahnya Reino Barack. Undangan itu memang masih dalam bentuk telpon-telponan, karena undangan resminya belum dikirim. Rencananya saya akan berangkat dari Indonesia tanggal 24 Februari. Kemungkinan acaranya tanggal 26 dan 27 Februari. Jadi saya berangkat sebelum acara," begitu keterangan Nasaruddin Umar.