Penyanyi Tompi dan BCL Panaskan Penonton di Solo

Penyanyi jazz, Tompi, menghibur pengunjung di Ballroom Hotel Alila Solo, Jumat (22/2 - 2019) malam.
25 Februari 2019 21:40 WIB Ika Yuniati Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) dan Tompi sukses menyalurkan energi romantis mereka ke seribuan pengunjung undian tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) Nasional, di Ballroom Hotel Alila Solo, Jumat (22/2/2019) malam. Keduanya membuat penonton enggan beranjak meski mulai masuk panggung jelang tengah malam.

BCL yang tampil pertama berhasil mencuri perhatian dengan penampilan sederhananya. Ia terlihat energik dengan rambut dikuncir belakang dan sack dress bunga berwarna keunguan. Membuka pentas, ia menghidupkan suasana lewat dua lagu bertempo cepat seperti Aku Wanita, dan Pernah Muda.

Penonton yang awalnya kalem setelah mengikuti serangkaian undian Simpeda mulai bersemangat. Apalagi saat BCL menyanyikan hits andalan seperti Aku dan Dirimu, dan Kucinta Kau. Penerima Piala Maya untuk Lagu Tema Terpilih 2019 ini seolah memaksa penonton sing along bersama saat menyanyikan tembang kesukaannya Cinta Sejati dan Keluarga Cemara. Kedua judul yang menjadi soundtrack film box office tersebut merupakan lagu sentimentil yang sering membuat BCL termehek-mehek.

“Ini lagu yang paling aku suka. Menceritakan tentang cinta sejati, yang difilmkan, dan kebetulan aku yang memainkan. Selalu membuatku ikut sedih kalau nyanyi ini,” kata dia sebelum mengawali Cinta Sejati yang merupakan latar lagu film Habibie Ainun.

Selesai menggalau dengan deretan lirik cinta milik BCL, penonton diajak menikmati musik yang sedikit lebih berat saat sesi Tompi. Seperti biasa, anggota Trio Lestari ini nyentrik dengan jaz hitam dan topi fedora yang menjadi ciri khasnya. Hampir sepanjang acara ia selalu memamerkan kualitas vokal prima. Beberapa lagu sengaja dibuat berdurasi panjang dengan aransemen musik yang tak biasa.

Saat membawakan Tak Pernah Setengah Hati misalnya. Penyanyi jaz yang juga berprofesi sebagai dokter bedah plastik ini mengusung kolaborasi epik dengan pemain saxophone-nya. Di tengah-tengah lagu, sang pemain saxophone diminta maju ke panggung. Tompi mengajaknya berduet mengiringi vokalnya yang melengking tinggi. Disusul riuh tepuk tangan penonton mengapresiasi kualitas suaranya.

Tak hanya satu lagu, ia, beberapa kali pamer suara tinggi di lagu lain. Seperti Don't Worry Be Happy milik Bobby McFerrin, dan Syantik yang dipopulerkan Siti Badriah. Atmosfer Solo juga membuat Tompi beberapa kali membawakan potongan lagu daerah seperti Bengawan Solo dan Cublak-Cublak Suweng. “Saya selalu terkenang dengan Solo,” kata dia.

Sebelumnya, acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) ini didahului dengan undian para pemenang program Undian Tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) Nasional. Pada periode ini, untuk kali ketiga Bank Jateng dipercaya sebagai tuan rumah.

Sempat tertunda karena masalah teknis, undian akhirnya berjalan lancar dengan dihadiri sejumlah saksi. Hasilnya, nasabah Bank BPD Bali mendapatkan hadiah utama berupa uang tabungan sebesar Rp 500 juta. Sementara hadiah kedua masing-masing Rp 100 juta dimenangkan oleh nasabah Bank Jatim, Bank BPD Bali, Bank Sultra, dan Cabang Purwokerto Bank BPD Jateng.

Sisanya ada sekitar Rp2,1 miliar uang yang dibagikan kepada 579 pemenang lain. Ketua Umum Asbanda, Bapak Kresno Sediarsi mengatakan Tabungan Simpeda merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia. Total hadiah yang digelontorkan setiap tahunnya sebesar Rp 6 Miliar [diundi dua kali setahun]. “Pada Penarikan Undian Tabungan Simpeda Nasional Periode 2 ke-29 Tahun 2019 di Solo kali ini, jumlah penabung sampai dengan akhir Desember 2018 berjumlah 7.653.175 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 57,78 triliun,” kata Kresno.