Serunya Belajar Tujuh Genre Instrumen Drum di Solo

Drummer Solo beraliran jaz, Daniel, tampil dalam acara Ngedrum Sesarengan di Lt UG Solo Paragon Mall, Minggu (3/3/2019).(Solopos - Ika Yuniati)
05 Maret 2019 20:00 WIB Ika Yuniati Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Sebanyak tujuh drummer berbeda genre yang juga pengajar di kursus musik West Brother’s Music Solo menggelar pentas bersama dalam acara Ngedrum Sesarengan di Lt UG Solo Paragon Mall, Minggu (3/3/2019).

Serangkaian acara yang juga bertepatan dengan grand opening kursus musik dan studio MS Mase Solo ini diisi dengan workshop dan praktik ngedrum sesuai genre selama 15 menit per sesi. Diikuti puluhan anak didik West Brother’s Music yang concern belajar pada instrumen drum.

Tujuh genre tersebut adalah rock, pop, metal, jaz, blues, etnik fusion, dan funk. Selama mengisi acara, masing-masing drummer menyampaikan materi sekilas tentang sejarah musik disusul tips soal teknik, praktik menggebuk drum, dan sesi tanya jawab. Penampil yang expert pada genre pop, Irfan Darmawan, misalnya. Ia mengawali workshop dengan cerita soal basic musik pop. Baru masuk soal teknis dan pentas.

Irfan mengatakan musik pop cenderung lebih mudah dibandingkan dengan genre lain. Dasarnya mengikuti pola pada lirik. Dinamika yang dibangun berdasarkan barisan tulisan pada lagu dan suara vokal. Berbeda dengan genre musik metal yang lebih menekankan speed, dan power. Sedangkan urusan lirik diabaikan.

“Teknik drum tidak begitu berpengaruh [pada musik pop]. Yang susah bagaimana memainkan dinamika yang sesuai dengan liriknya. Nanti pas pentas membawakan lagu grup indie Solo The Brownies yang judulnya Tahukah Kamu,” kata dia.

Pimpinan West Brother’s Music, Haryo Dananjoyo, mengatakan drummer pemberi materi merupakan musikus produktif pada genre yang diajarkan. Dengan begitu materi yang disampaikan benar-benar masuk ke penonton.

Setelah ini, acara musik “sesarengan” bakal ditindaklanjuti pada pelatihan instrumen lain. Misalnya gitar sesarengan, atau keyboard sesarengan, dengan konsep berbeda-beda. Acara pertama sengaja dipilih drum karena memiliki jumlah pengajar dan murid yang cukup banyak, yaitu tujuh pengajar dan 130-an murid dari berbagai usia. Sementara Mase Solo yang merupakan bagian dari West Brothers Management segera beroperasi di Lt UG Solo Paragon Mall. Diawali dengan rental studio, baru kursus musik.

“MS Mase Solo bakal menjadi satu-satunya rental studio yang ada di mall,” klaimnya sembari menjelaskan bahwa MS Mase Solo masih dalam satu manajemen dengan West Brother’s Community.