Film Leaving Neverland Bikin Penjualan Musik Michael Jackson Merosot

Michael Jackson (Fandom)
12 Maret 2019 22:10 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Penjualan musik mendiang The King of Pop, Michael Jackson, diklaim menurun drastis akibat penayangan film Leaving Neverland. Film dokumenter garapan Dan Reed itu mengundang beragam kontroversi.

Film Leaving Neverland berkisah tentang kesaksian dua pria berusia 30 tahunan yang mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual Michael Jackson. Kedua pria itu, Wade Robson dan James Safechuck, mengaku dilecehkan pelantun You're Not Alone saat masih kecil.

Mengutip The Hollywood Reporter, Selasa (12/3/2019), pengakuan itu ditolak mentah-mentah oleh keluarga Michael Jackson. Pada Februari 2019 lalu, mereka mengecam pemutaran film tersebut. Mereka menegaskan semua tuduhan yang dialamatkan kepada mendiang Michael Jackson sama sekali tidak benar.

Dikabarkan Rolling Stone, Wade Robson dan James Safechuck menggugat Michael Jackson atas tuduhan pelecehan seksual pada 2013 lalu. Namun, tuntutan itu dibatalkan pada 2017 silam. Meski demikian, kisah tragis yang dialami kedua pria itu kini diabadikan dalam film dokumenter garapan Dan Reed.

Dan Reed mengaku hanya berfokus pada cerita kedua pria yang mengaku dilecehkan Michael Jackson di film Leaving Neverland. Dia merasa tidak butuh pendapat orang yang tidak tahu masalah tersebut. Dia juga mengaku tidak punya keraguan atas klaim Wade Robson dan James Safechuck.