Warganet Komentari Bintang Film Warkop DKI Reborn Terbaru

Pemeran Dono, Kasino, dan Indro, di film Warkop DKI Reborn terbaru (Youtube)
19 Maret 2019 20:40 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Sekuel terbaru film komedi laris, Warkop DKI Reborn, kembali digarap. Film ini digarap di bawah arahan sutradara, Rako Prijanto. Film besutan rumah produksi Falcon Pictures itu menunjuk aktor baru untuk memerankan karakter Dono, Kasino, dan Indro.

Berbeda dari sebelumnya, pemeran Dono, Kasino, dan Indro, di film Warkop DKI Reborn 3 dan 4 diperankan aktor muda. Aliando Syarief ditunjuk memerankan karakter Dono. Adipati Dolken sebagai Kasino, dan Randy Danishtra yang merupakan personel grup Nidji memerankan Indro.

Pemilihan ketiga aktor muda tersebut melalui proses casting yang sangat panjang. Ketiga artis itu dipilih karena memiliki bahasa tubuh yang paling mirip dengan ketiga komedian senior tersebut. Perkenalan ketiga aktor tersebut dirilis melalui cuplikan video film Warkop DKI bertajuk Sama Juga Bohong. Video itu memperlihatkan momen saat Dono, Kasino, Indro, di dalam kelas perkuliahan.

Penggantian pemain film Warkop DKI Reborn tersebut menuai beragam tanggapan dari warganet. Ada sebagian netizen yang menilai pemilihan bintang film itu cukup tepat. Namun, ada pula yang mengaku kurang mengenal ketiga aktor tersebut. Komentar tersebut disampaikan melalui akun Youtube Falcon Pictures, Jumat (15/3/2019).

Yang jadi Dono sama Indro sudah okelah ya bagus dan agak mirip. Tapi, yang jadi Kasino enggak cocok. Mukanya terlalu senga menurut gue,” komentar @windaawind.

Barusan gue bilang sama anak gue. Ini mah lebih mirip ke Aliando. Bukan Dono. Eh pas baca namanya beneran aja. Emang Aliando, oalah,” imbuh @gadisya88.

Cuma Aliando yang oke. Lainnya enggak mirip sama sekali,” lanjut @dyahambar26.

Aku suka Adipati. Tapi, Adipati enggak cocok memerankan Kasino. Terlalu ganteng dan gayanya terlalu cool,” lanjut @dithasupriyati15.

Film ini merupakan kelanjutan dari Warkop DKI Reborn yang dibintangi Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro. Kedua film Indonesia terlaris itu digarap oleh sutradara Anggy Umbara. Kelanjutannya digarap oleh Rako Prijanto yang dijadwalkan rilis pada 2019.