Koes Plusan Jadi Program Baru Lokananta Solo

Gedung Lokananta Solo. (Solopos/Dok)
26 Maret 2019 22:00 WIB Ika Yuniati Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Lokananta, meluncurkan program baru bertajuk Koes Plus-an di selasar tengah Taman Lokananta, Solo, Jumat (22/3/2019). Menggandeng Koes Plus Fans Surakarta, pentas tersebut menampilkan deretan grup band pelestari lagu-lagu Koes Bersaudara dan Koes Plus. Acara perdana ini dimulai pukul 19.30 WIB hingga rampung.

Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada wartawan, Rabu (20/3/2019), agenda tersebut merupakan bentuk keterbukaan Lokananta dengan pencinta musik Solo. Kepala Cabang Lokananta, Pendi Heryadi, berharap Lokananta semakin dikenal oleh masyarakat umum, mulai Soloraya hingga level nasional.

“Dan semoga acara ini tidak hanya sekadar angan-angan semata, tapi harapan kami agar terciptanya suatu kerja sama bersimbiosis mutualisme. Dan semoga bisa berkelanjutan dengan event-event berikutnya,” kata dia.

Acara serupa bakal rutin digelar agar masyarakat semakin dekat dengan Lokananta yang merupakan perusahaan rekaman bersejarah paling tua di Indonesia. Selain menggelar berbagai kegiatan untuk menggaet penikmat musik, mereka juga terus melakukan pengarsipan. Sampai saat ini telah berhasil mendokumentasikan ribuan karya audio yang bersumber dari beragam jenis kesenian hingga peristiwa–peristiwa bersejarah.

Lokananta menyimpan ribuan aset audio bersejarah seperti, master audio Proklamasi, Indonesia Raja, Pidato Kebangsaan Presiden Soekarno, dan lagu daerah seluruh Indonesia. Dengan beragam isian tersebut Lokananta menjadi tempat bersejarah yang bisa difungsikan sebagai ruang rekaman, pusat penelitian, hingga objek wisata. “Hal tersebut yang menjadi landasan kami untuk menarik masyarakat umum agar mau menengok Lokananta,” kata Pendi.

Sebelumnya, Lokananta menggandeng Yayasan Kampung Halaman asal Sleman, DIY, saat merayakan Hari Musik Nasional, Sabtu (9/3). Mereka menggelar konser dan launching album kompilasi berjudul 2500 Kalori volume 2. Menyusul volume pertama Album 2500 Kalori yang sudah diluncurkan pada 2017 lalu.

Konser diawali dengan diskusi interaktif soal pangan bersama anak muda Solo. Baru dilanjutkan pentas bersama grup musik yang mengisi album 2500 Kalori volume 2. Di antaranya Gorong-Gorong, Akar Pijar, Sisir Tanah, Terasering, dan Fajar Merah.

Selain itu, konser 2500 Kalori juga menjadi media pengenalan Studio Lokananta kepada anak muda dan musikus indie. Staf Marketing Lokananta Sriyono Ali Maskuri saat berbincang dengan Solopos.com beberapa waktu lalu berharap para penampil mau kembali lagi ke Lokananta setelah acara rampung.

Sejak beberapa tahun terakhir, kata Sriyono, Lokananta, memang genjar promosi. Beberapa nama besar seperti Slank, dan Glen Fredlly pernah melakukan rekaman di sana. Grup musik Slank merekam album baru di Studio Lokananta selama sepekan. Mereka melakukan live music di dalam ruang studio selama empat hari, sisanya live akustik di venue lain.

“Seingat saya setelah Glen Fredly beberapa musikus nasional melakukan rekaman di Lokananta. Yang kami lakukan untuk menyambut mereka ya biasanya mempersiapkan semaksimal mungkin agar tertarik dan mengenalkan studio ini ke musikus lainnya,” terang dia.