Upload di Youtube, Video Full Detective Pikachu Bikin Netizen Jengkel

Adegan di film Detective Pikachu. (Istimewa - Youtube)
10 Mei 2019 09:10 WIB Newswire Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Sehari sebelum tayang di bioskop, Detective Pikachu lebih dahulu eksis di YouTube. Sebuah video dengan judul POKÉMON Detective Pikachu: Full Picture dipublikasikan lewat Youtube pada 7 Mei 2019 kemarin.

Video yang diunggah oleh pengguna akun Youtube Inspector Pikachu itu berdurasi 1 jam 42 menit. Durasi tersebut tak jauh berbeda dengan waktu yang ditayangkan oleh film Detective Pikachu.

Ternyata, video tersebut tidak benar-benar menampilkan Detective Pikachu. Tayangan tersebut hanya menampilkan video makhluk kecil bernama Pikachu yang menari-nari selama lebih dari 1 jam.

Tokoh Pikachu tersebut memperlihatkan berbagai gerakan yang kemudian di ulang-ulang. Pokemon listrik itu juga menunjukkan berbagai ekspresi yang dia keluarkan dari wajahnya.

Video tersebut sempat membuat publik terkecoh dan menyangka bahwa Detective Pikachu benar-benar bocor di Youtube. Terlebih logo production house yang menggarap video ini yaitu Warner Bros Pictures tampil sebagai pembuka video tersebut.

Setelah mengetahui bahwa video tersebut hanya menampilkan aksi Pikachu yang tengah menari, netizen pun menanggapi melalui kolom komentar yang tersedia di video tersebut. Namun ternyata, respons dari pengguna YouTube tak selalu negatif.

“Saya akan belajar bagaimana menari seperti ini dan memutar videonya berulang-ulang,” tulis salah seorang warganet.

“Sebut saya aneh atau kekanak-kanakan, tetapi menari dengan Pikachu adalah aktivitas paling lucu dan paling menyenangkan yang pernah saya alami di usia sekarang. Semakin banyak orang yang terlibat maka semakin baik,” tambah yang lain.

“Pada awalnya saya kecewa, Tapi kemudian saya menyadari betapa hebatnya film yang aneh ini !!!!” sahut akun lainnya.

Sementara itu, Detective Pikachu sendiri mulai tayang di bioskop sejak Rabu, 8 Mei 2019. Film ini menceritakan kerjasama Pikachu dan Tim Goodman dalam menyelidiki hilangnya Harry Goodman.

Sumber : Okezone