Ini Maksud Ungkapan Ikan Asin Galih Ginanjar, Bukan Soal Anu

Galih Ginanjar (Liputan6.com)
04 Juli 2019 15:00 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Ungkapan bau ikan asin yang dilontarkan Galih Ginanjar berbuntut panjang. Ucapan tersebut membuat hati sang mantan istri, Fairuz A. Rafiq, terluka. Sebab, ucapan tersebut awalnya diungkapkan Galih saat membahas urusan ranjangnya dengan Fairuz A. Rafiq.

Lewat pengacaranya, Galih Ginanjar menjelaskan maksud ucapan bau ikan asin yang membuat heboh tersebut. Dalam video viral unggahan akun gosip Instagram @lambe_turah, Rabu (3/7/2019), sang pengacara menjelaskan ungkapan bau ikan asin itu tidak ada hubungannya dengan urusan ranjang Galih Ginanjar dengan Fairuz A. Rafiq.

“Jadi maksudnya ikan asin itu selalu dihidangkan istri kepada suaminya [Galih Ginanjar] saat masih berumah tangga. Ada dua kalimat yang perlu digaris bawahi. Tudung saji dan ikan asin. Pada saat dibuka tudung sajinya isinya ikan asin. Wajar kalau tidak nafsu makan. Dan wajar juga kalau mengatakan lebih nafsu makan yang sekarang daripada dulu,” terang pengacara Galih Ginanjar.

Pengacara Galih Ginanjar menegaskan, kliennya tidak berniat melakukan penghinaan terhadap Fairuz A. Rafiq. “Tidak ada sedikit pun niat dari Galih Ginanjar melakukan penghinaan,” sambung pengacara Galih Ginanjar.

Seperti diketahui, Galih Ginanjar dipolisikan oleh Fairuz A. Rafiq akibat pernyataannya dalam vlog unggahan Rey Utami dan Pablo Benua. Fairuz A. Rafiq naik pitam karena sang mantan suami dituding telah menghinanya dengan ucapan bau ikan asin. Fairuz A. Rafiq melaporkan sang mantan suami ke Polda Metro Jaya didampingi pengacara, Hotman Paris, Senin (1/7/2019).