Ngobrol Bareng Didi Kempot di Kartasura Sukoharjo, Ribuan Milenial Mewek

Ngobrol bareng Didi Kempot bersama Gofar Hilman dan seribuan anggota Solo Bois Club di Wedangan Gulo Klopo, Kartasura, Sukoharjo, Minggu (14/7 - 2019) malam. (Solopos/Ika Yuniati)
14 Juli 2019 21:40 WIB Ika Yuniati, Adib Muttaqin Asfar Entertainment Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Seribuan anak muda milenial memenuhi Wedangan Gula Klopo, Kartasura, Sukoharjo, Minggu (14/7/2019) malam. Mereka mengikuti agenda #Ngobam 2 bareng Didi Kempot, musikus campur sari yang telah melegenda dan masih eksis di kalangan anak muda.

Ngobam merupakan akronim dari Ngobrol Bareng Musisi (Ngobam), salah satu tema vlog di channel Youtube Gofar Hilman. Dalam acara ini, presenter dan presenter asal Ibu Kota tersebut menjadi pembawa acara.

Acara ini diinisiasi kumpulan penggemar mereka yang disebut Solo Sad Bois. Dalam kesempatan ini, Didi Kempot mengajak ribuan penggemarnya berbincang santai dari panggung. Tentu saja, dia melakukannya sembari memainkan sejumlah lagu.

"Ora lilo, yen koe nganti karo wong liyo," kata Didi menyanyikan lirik sebuah lagunya.

"Lha kok kowe mbrebes [menangis], ojo-ojo kowe...Asli iki nangis kelingan sing pedotan," kata Didi menggoda seorang penggemarnya.

Dalam agenda tersebut, Didi menceritakan perjalanan kariernya sejak kali pertama bikin lagu sampai sekarang. Sesekali dia menyanyikan fragmen lagu-lagu andalannya seperti Banyu Langit, Parang Tritis, dan Cidro.

Anak anak muda yg datang dari berbagai daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut spontan menyanyi bersama setiap kali Didi melempar lagu andalannya.

Didi mengaku terharu dengan antusiasme anak muda malam itu. Dia bahagia meskipun beberapa kali dipanggil Pakdhe oleh penggemar mudanya. "Yah rapopo diceluk pakde" kelakarnya.

Solo Sad Bois Club sendiri diresmikan saat Musyawarah Nasional pertama di Rumah Blogger Indonesia (RBI) Solo pada pertengahan Juni 2019 lalu. Paguyuban ini kemudian memberikan gelar Lord alias Godfather of Broken Heart atau Bapak Patah Hati Nasional kepada Didi Kempot.

Hal ini disusul aktifnya akun Instagram paguyuban Solo Sad Bois Club bernama Sobat Ambyar. Diikuti 1.003 follower, SobatAmbyar kerap mengunggah materi foto atau video yang berkaitan dengan Didi.

Didi mengatakan selama 23 tahun berkarya, gerakan anak muda tersebut paling berarti baginya. Sosok yang mengaku telah melahirkan 700-an judul ini mengaku trenyuh melihat mereka sangat menikmati dan hafal lagu-lagunya.