Kumalasari Pengin Damai dengan Fairuz A. Rafiq

Kumalasari (Instagram barbiekumalasari).jpg
24 Juli 2019 18:10 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Kumalasari ingin kasus pencemaran nama baik dan video berkonten negatif yang menyeret suaminya, Galih Ginanjar, berakhir damai. Dia berharap Fairuz A. Rafiq mau diajak bermediasi agar masalah video kontroversial itu segera berakhir.

Kumalasari bakal melakukan cara apapun agar suaminya segera keluar dari penjara, termasuk jalur mediasi. Kumalasari berharap Fairuz A. Rafiq mau membuka jalur damai atas kasus pencemaran nama baik dan penghinaan lewat video berkonten negatif yang ramai menjadi buah bibir.

“Penginnya damai. Semoga lewat mediasi nanti masalahnya selesai,” kata Kumalasari dalam tayangan Silet RCTI, Rabu (24/7/2019).

Bintang sinetron Bidadari itu merasa sedih karena ucapan Galih Ginanjar soal mantan istrinya, Fairuz A. Rafiq, menjadi masalah peluk. Padahal, Kumalasari mengaku sempat meminta agar video yang diunggah di channel Youtube Rey Utami dan Pablo Benua itu dihapus. Namun, permintaannya tidak digubris.

Kumalasari berharap Fairuz A. Rafiq sudi memaafkan ucapan suaminya yang dianggap sebagai bentuk penghinaan. Dia menyebut Galih Ginanjar berharap kasus yang menyeret dirinya berakhir dengan jalan damai.

Galih ada keinginan berdamai. Mungkin masalah ini bisa diselesaikan secara damai. Fairuz bisa memaafkan Galih atau Galih meminta maaf di depan media,” sambung Kumalasari.

Seperti diketahui, Galih Ginanjar ditahan pihak Polda Metro Jaya akibat ucapannya yang dianggap mencemarkan nama baik sekaligus menghina Fairuz A. Rafiq. Ucapan tak pantas itu disampaikan Galih Ginanjar dalam video obrolannya dengan Rey Utami bertajuk Mulut Sampah yang diunggah di Youtube.

Dalam video itu, Galih Ginanjar mengucapkan beberapa kalimat tak pantas yang menghina sang mantan istri. Akibatnya, Fairuz A. Rafiq pun melaporkan Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Putra Benua terkait video berkonten negatif itu sampai mereka ditetapkan sebagai tersangka.