Berkat Aladdin hingga Avengers, Disney Pecahkan Rekor Box Office Global

Penggemar menggunakan kostum menunggu pemain fim The Avengers:Endgame di karpet merah pemutaran perdana di Los Angeles, California pada Senin (22/4/2019).(Reuters - Mario Anzuoni)
30 Juli 2019 00:10 WIB Syaiful Millah Entertainment Share :

Solopos.com, JAKARTA - Disney mecatatkan tonggak sejarah baru dalam Box Office dengan berhasil mencatatkan pendapatan mencapai US$7,67 miliar atau sekitar Rp107,3 triliun di seluruh dunia per Juli tahun ini.

Dilansir Variety, Senin (29/7/2019) jumlah tersebut telah melampaui rekor sebelumnya yang juga dipegang oleh Disney dengan total pendapatan sebesar US$7,61 miliar atau sekitar Rp106,5 triliun pada 2016 lalu.

Selain itu, perusahaan global hiburan itu juga telah menjadi studio pertama yang mencapai pendapatan US$5 miliar atau sekitar Rp70,1 triliun dari pasar luar negeri. Jumlah perkiraan lebih spesifiknya adalah US$5,09 miliar hingga saat ini.

Tak berhenti sampai disitu, Disney juga mendominasi jajaran top Box Office tahun ini. lima dari enam judul film terlaris tahun ini merupakan besutan dari Disney, yakni Avengers: Endgame, Captain Marvel, Aladdin, The Lion King, dan Toy Story 4.

Kendati begitu, bukan berarti film-film Disney selalu mendapatkan sambutan positif dari para penggemar di seluruh dunia. Beberapa di antaranya yang sempat tersandung kritikan pedas adalah Dumbo dan X-Men the Dark Phoenix.

Prestasi terkini Disney tampaknya akan terus bergulir di paruh kedua tahun ini, mengingat perusahaan yang bermarkas pusat di California, Amerika Serikat itu masih akan merilis beberapa judul film layar andalan mereka.

Film tersebut yakni Frozen 2 yang dijadwalkan rilis pada November 2019, Maleficent: Mistress of Evil pada Oktober 2019, dan Star Wars: The Rise of Skywalker pada Desember 2019 yang diharapkan bisa menjadi penutup manis bagi perusahaan.

Sejak secara resmi mengakuisisi aset film Fox awal tahun ini, Disney kini telah memiliki lebih dari 40% pangsa pasar domestik atau dalam negeri, lebih dari dua kali lipa dibandingkan pesaing terdekatnya yakni Warner Bros dan Universal yang masing-masing menguasai pangsa pasar sekitar 13%.