Penyesalan Ade Rai Tak Penuhi Permintaan Terakhir Agung Hercules

Ade Rai (Instagram/ade_rai)
02 Agustus 2019 15:45 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Meninggalnya komedian Agung Hercules menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta penggemar. Artis sekaligus binaragawan Ade Rai selaku sahabat sangat kehilangan sosok Agung Hercules. Dia menyesal tidak sempat memenuhi permintaan Agung Hercules kepadanya.

Beberapa waktu lalu, Ade Rai bercerita hendak ke Papua saat menjenguk Agung Hercules. Mendengar hal itu, Agung Hercules meminta Ade Rai membawakan sarang semut untuknya.

Seperti diketahui, sarang semut dari Papua dipercaya berkhasiat sebagai obat kanker. Sayangnya, permintaan tersebut tidak sempat diwujudkan oleh Ade Rai.

“Sebelum saya ke Papua sempat ngobrol. Dia sempat titip minta dicarikan sarang semut. Cuma enggak kesampaian. Karena beberapa hari lalu Mbak Mira [istri Agung Hercules] sudah mulai sibuk. Jadi enggak membalas pesan Whatsapp,” kata Ade Rai seperti dikutip dari Liputan6, Jumat (2/8/2019).

Sebagai sahabat, Ade Rai merasa sangat kehilangan sosok Agung Hercules. Di matanya, Agung Hercules adalah sahabat yang baik dan kreatif.

Saya rasa dia sahabat yang baik. Dia juga orang yang sangat kreatif. Kalau dibilang sebagai teman, dia orang yang sangat menyenangkan. Temannya banyak sekali. Di mana-mana kita semua kehilangan. Tapi, semua demi kebaikan. Kita enggak tega kalau teman harus merasakan kesakitan yang luar biasa,” sambung Ade Rai seperti dikutip dari Suara.com.

Ade Rai yang sempat menjenguk Agung Hercules mengatakan kondisi sang artis terlihat kelelahan saat dirawat di Rumah Sakit Dharmais Jakarta.

“Kelihatan lebih lelah saja. Sebelumnya kan enggak ya. Kayak tiduran terus. Pas ketemu kan ngobrol sama Mbak Mira. Agung melek, nanti kadang ketiduran lagi,” tutur Ade Rai.

Artis bernama asli Agung Santoso itu mengembuskan napas terakhir dalam usia 51 tahun. Dia meninggal dunia Kamis (1/8/2019) sore setelah berjuang melawan kanker otak stadium IV sekitar setahun terakhir. Penyakit kanker glioblastoma itu membuat kondisi kesehatannya menurun. Dia bahkan mengalami kesulitan berbicara akibat kanker yang menggerogoti otaknya.