Pihak Fairuz A. Rafiq Tanggapi Dingin Soal Galih Ginanjar Dijebloskan ke Sel Tikus

Galih Ginanjar (Liputan6.com)
09 Agustus 2019 07:10 WIB Chelin Indra Sushmita Entertainment Share :

Solopos.com, SOLO – Artis sensasional Galih Ginanjar dikabarkan menjadi penghuni sel tikus di rumah tahanan Polda Metro Jaya. Hal ini terjadi akibat rekaman video permintaan maafnya yang viral di media sosial. Video tersebut direkam oleh sang pengacara, Farhat Abbas, saat menjenguk Galih Ginanjar di tahanan.

Kabar Galih Ginanjar dijebloskan ke sel tikus ditanggapi dingin oleh pihak Fairuz A. Rafiq. Menurutnya, hal itu terjadi karena kesalahan Galih Ginanjar sendiro. Dia pun enggan mengomentari lebih lanjut terkait hal tersebut.

“Kalau itu kesalahan sendiri ya. Kalau soal sel tikus enggak tahu ya. Itu kan mereka yang buat sendiri kesalahannya. Kita enggak ada urusan lagi sih,” terang kakak Fairuz A. Rafiq, Faida seperti dikabarkan Liputan 6, Kamis (8/8/2019).

Sementara menurut pihak kepolisian, tindakan Farhat Abbas merekam video permintaan maaf Galih Ginanjar sangat merugikan. Alih-alih membantu, hal tersebut justru membuat kliennya ditimpa masalah baru.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, AKBP Barnabas S Iman, mengatakan, merekam tahanan saat membesuk dengan media apapun merupakan pelanggaran tata tertib. Akibatnya, sang tahananlah yang mendapatkan sanksi.

“Kami kan enggak bisa memberikan sanksi kepada orang luar. Jadi, tahanan yang kena. Kasihan kan malahan,” kata AKBP Barnabas S Iman.

Dikutip dari Suara.com, sel tikus adalah tempat isolasi bagi tahanan yang dikenakan sanksi. Tahanan yang dijebloskan ke sel tikus biasanya melakukan pelanggaran berat. Seperti membawa ponsel ke dalam penjara untuk disalahgunakan. Selain itu, sel tikus juga menjadi tempat bagi tahanan yang terlibat perkelahian, pemerasan, dan berbagai pelanggaran berat lainnya.

Tahanan dijebloskan ke sel tikus untuk memberikan efek jera. Ukuran sel tikus itu pun berbeda dari biasanya karena hanya cukup dihuni seorang tahanan saja.